Breaking News:

Dinilai Tak Layak, Beredar Petisi 'Blokir Aplikasi Tik Tok' yang Telah Ditandatangani 61 Ribu Kali

Menurut Agustiawan sebagai ketua HEP Indonesia, aplikasi Tik Tok sangatlah tak layak untuk dimainkan oleh masyarakat Indonesia.

Editor: Amirul Muttaqin

TRIBUNSTYLE.COM - Pemblokiran aplikasi Tik Tok oleh Kemenkominfo hingga kini masih hangat diperbincangkan masyarakat.

Sebelumnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir aplikasi populer Tik Tok mulai Selasa (3/7/2018).

Ada sekitar delapan Domain Name System (DNS) dari Tik Tok yang diblokir oleh pemerintah.

Selama sebulan terakhir, Kominfo telah mendapatkan sekitar 2.853 laporan dari masyarakat soal konten di aplikasi Tik Tok.

5 Fakta Menarik Tik Tok Diblokir oleh Kominfo, Artisnya Viral yang Justru Jadi Bumerang

Ternyata sebelum resmi dilakukan pemblokiran, aplikasi Tik Tok telah banyak menerima gugatan dari masyarakat Indonesia melalui situs Change.org.

Dalam situs tersebut, terdapat sebuah petisi yang berjudul 'Blokir Aplikasi Tiktok' yang ditulis oleh ketua organisasi HEP Indonesia.

Dalam petisi itu, Agustiawan sebagai ketua HEP Indonesia, menyebutkan HEP adalah organisasi yang bergerak di bidang kesehatan dan pendidikan.

Agustiawan juga menguraikan beberapa masalah yang ditimbulkan oleh aplikasi pembuat video tersebut, terutama bagi anak-anak.

Menurutnya aplikasi Tik Tok sangatlah tak layak untuk dimainkan oleh masyarakat Indonesia.

Dalam petisi tersebut, Agustiawan meminta Kominfo untuk memblokir aplikasi Tik Tok.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menandatangani petisi tersebut agar proses pemblokiran terhadap aplikasi Tik Tok dapat direspon oleh pemerintah.

Hingga kini petisi tersebut telah ditandatangani lebih dari 61 ribu kali dan masih terus meningkat meskipun aplikasi Tik Tok telah diblokir.

Viral Hingga Ramai Di-bully, Ternyata Begini Sisi Lain dari Bowo Alpenliebe

Berikut bunyi petisi 'Blokir Aplikasi Tik Tok':

Assalamualaikum, Salam Sejahtera. Saya Agustiawan (ketua dari HEP Indonesia) seorang aktivis yang bergerak di bidang kesehatan dan pendidikan.

Aplikasi andorid yang memberikan peluang orang-orang sangatlah banyak. Salah satunya adalah aplikasi tiktok yang mungkin tujuan awalnya sebagai wadah untuk menunjukkan eksistensi dan kreatifitas bagi penggunanya agar dapat dilihat orang banyak.

TIKTOK MASALAH KITA BERSAMA

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved