Tata Cara Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal, Berturut-turut Atau Boleh Dilakukan Secara Terpisah?

"Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudian melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawwal, maka dia seperti berpuasa satu tahun." (HR. Muslim)

Tata Cara Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal, Berturut-turut Atau Boleh Dilakukan Secara Terpisah?
Fotolia
Ramadan puasa 

TRIBUNSTYLE.COM - Tak terasa bulan Ramadhan 1439 H sudah berakhir.

Puasa Ramadhan yang dijalani sebulan penuh juga sudah diakhiri dengan hari kemenangan di Idul Fitri kemarin.

Walau Ramadhan sudah berakhir, masih banyak amalan utama yang dianjurkan untuk dilakukan di bulan Syawal.

Salah satu yang paling terkenal adalah puasa sunnah enam hari di bulan Syawal.

Ada dua hadist terkenal yang menyebutkan puasa sunnah ini.

Sabrina Chairunnisa - 5 Fakta Wanita yang Dikabarkan Dekat dengan Deddy Corbuzier, Pemain Sinetron!

Pertama: "Barang siapa berpuasa enam hari setelah hari raya Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. [Barang siapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan semisal].

Sementara kedua: "Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudian melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawwal, maka dia seperti berpuasa satu tahun." (HR. Imam Muslim).

Keutamaan Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal

Tribunstyle melansir dari nu.or.id, dari hadit di atas dapat difahami bahwa orang yang berpuasa Ramadhan dan kemudian melanjutkan dengan berpuasa enam hari di bulan Syawwal, maka ia mendapatkan pahala seperti pahalanya orang yang berpuasa setahun.

Artinya pahala itu merupakan balasan dari paket puasa Ramadhan yang dilanjutkan dengan enam hari puasa di bualn Syawal.

7 Foto Pangeran Philip Saat Masih Muda, Suami Ratu Elizabeth II yang Kini Telah Berusia 97 Tahun!

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Irsan Yamananda
Editor: Irsan Yamananda
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved