Merasa Terancam, Kim Jong Un Diam-diam Ganti Pulpen Saat Tanda Tangan Bareng Donald Trump

Seorang petugas keamanan pria yang mengenakan sarung tangan putih terlihat menyeka bolpoin itu berulang kali dengan kain putih.

Merasa Terancam, Kim Jong Un Diam-diam Ganti Pulpen Saat Tanda Tangan Bareng Donald Trump
CNN.com
Kim Jong Un dan Donald Trump 

Kim dilaporkan telah membunuh pamannya dan menyingkirkan saingan politiknya untuk bekerja di kamp kerja paksa.

Jadi dia harus berhati-hati untuk menghindari ancaman terhadap keamanannya sendiri. 

John Pike dari GlobalSecurity.org juga mengatakan kepada DailyMail.com : “Mereka memiliki ketakutan yang kuat tentang seseorang yang mempelajari sesuatu tentang kesehatannya."

"Fakta bahwa mereka sangat teliti membuat Howard Hughes malu."

Diktator tersebut diyakini juga bepergian setidaknya membawa satu toilet pribadi.

Sebab Kim khawats dinas intelijen Barat dapat memperoleh wawasan baru tentang kesehatannya melalui kotorannya.

Media Korea Selatan melaporkan, bahwa Pemimpin Tertinggi melakukan perjalanan dengan toilet portabelnya, untuk menghentikan penyelam selokan dan mengambil kotorannya untuk diteliti.

Kim dilaporkan melakukan tes rutin pada kotoran tubuhnya, untuk memeriksa masalah kesehatan apa pun.

Pike menambahkan: "Mereka sangat berhati-hati memastikan bahwa tidak ada yang mendapatkan sampel biologis dari dirinya."

Pemimpin berada di Singapura untuk pertemuan puncak penting dengan Trump untuk mengakhiri krisis atas program nuklir Korea Utara.

(Intisari/Afif Khoirul M)

Artikel ini telah tayang di Intisari dengan judul:  Takut Diracun, Kim Jong Un Tukar Pulpen di Detik Terakhir Sebelum Tanda Tangan

Subscribe Channel YouTube dan like Fanpage TribunStyle.com di bawah ini:

Ikuti kami di
Editor: Diah Ana Pratiwi
Sumber: Intisari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved