Erupsi Gunung Merapi

Gunung Merapi Alami Erupsi Freatik Lagi, 17 Desa & Kecamatan di Jogja Terguyur Hujan Abu, Hati-hati

Wilayah yang terguyur hujan abu dari letusan freatik Gunung Merapi di Kabupaten Magelang meluas menjadi 17 wilayah desa dan kecamatan.

Gunung Merapi Alami Erupsi Freatik Lagi, 17 Desa & Kecamatan di Jogja Terguyur Hujan Abu, Hati-hati
Twitter @BPPTKG
Visual Gunung Merapi dipantau dari PGM.Jrakah usai mengalami erupsi freatik, Rabu (25/5/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Wilayah yang terguyur hujan abu dari letusan freatik Gunung Merapi di Kabupaten Magelang meluas menjadi 17 wilayah desa dan kecamatan.

Warga pun diimbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Magelang, hujan abu semula hanya turun di tujuh desa di Kecamatan Dukun yakni di Desa Keningar, Desa Sumber, Desa Ngargomulyo, Desa Ngadipuro, Desa Wates, Desa Kalibening, dan Desa Dukun.

Ingat Pasangan Viral Ini? Pemuda Ajak Dansa Cewek yang Di-bully di Sekolah, Begini Akhir Kisahnya

Tetapi kemudian bertambah, hujan abu juga terjadi di Kota Mungkid, Muntilan, Sawangan, Pabelan, Tempuran, Candimulyo, Ketep, Blabak, Kalinegoro dan Salaman.

Wilayah yang paling banyak terguyur hujan abu sendiri di tujuh desa di Kecamatan Dukun tersebut.

Sementara di 10 wilayah lain, hujan abu turun secara tipis, tetapi meninggalkan lapisan abu yang cukup jelas.

kondisi di Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang saat terkena hujan abu hasil letusan freatik Gunung Merapi, Rabu (23/5/2018). Tampak masyarakat gunakan masker.
kondisi di Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang saat terkena hujan abu hasil letusan freatik Gunung Merapi, Rabu (23/5/2018). Tampak masyarakat gunakan masker. (TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri K)

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Susanto, mengatakan, pihaknya langsung melakukan antisipasi terhadap hujan abu dengan membagikan masker kepada warga terdampak hujan abu.

"Sudah diantisipasi, masker sudah kami distribusikan, sehingga dapat digunakan," ujar Edi, Rabu (23/5/2018).

Masyarakat diminta untuk tidak panik dan tetap tenang, selalu wasapada dalam beraktivitas.

Warga juga diimbau menggunakan masker dan kaca mata untuk antisipasi jika beraktivitas diluar ruangan.

"Kami harapkan tenang, waspada dan selalu gunakan masker di luar ruangan dan kaca mata," katanya.

Untuk diketahui, hujan abu ini dampak dari letusan freatik terjadi pukul 03.31 durasi 4 menit ketinggian 2000 meter teramati dari PGM.Jrakah dan PGM. Kaliurang.

Kepulan asap menuju arah barat daya. (Rendika Ferri K/TribunJogja)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Wilayah Terdampak Hujan Abu di Kabupaten Magelang Meluas Menjadi 17 Titik

Ikuti kami di
Editor: Delta Lidina Putri
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved