Breaking News:

5 Permainan Klasik di Bulan Ramadhan dari Perang Sarung hingga Game yang Suka Bikin Marah Tetangga

Kendati demikian permainan-permainan ini selalu mengajarkan kebersamaan dan realita hidup sebenarnya.

Penulis: Verlandy Donny Fermansah
Editor: Verlandy Donny Fermansah
Kolase TribunStyle

TRIBUNSTYLE.COM - Bulan puasa kurang afdal jika tak ngomongin permainan khas Ramadhan.

Permainan ini sering kali dimainkan anak-anak zaman dahulu.

Di antara permainan ini justru tercipta karena adanya momen Ramadhan.

Permainan ini dimainkan anak-anak tak lain tuk mengisi waktu mereka berpuasa.

Anak-anak umumnya masih belajar puasa memilih menghabiskan waktunya hanya dengan bermain.

Usai menunaikan kewajiban salat biasanya mereka berkumpul dan bermain hingga menjelang azan magrib.

Tetapi berkembangnya teknologi permainan ini banyak dilupakan oleh anak-anak zaman sekarang.

Anak-anak sekarang memilih bermain dengan ponsel dengan grafis lebih menarik.

Kendati demikian permainan-permainan ini selalu mengajarkan kebersamaan dan realita hidup sebenarnya.

Penasaran berikut 5 permainan klasik khas bulan Ramadhan yang sayang banget kalau dilupain.

1. Main Petasan

( )

Kegiatan paling seru usai sahur dan salat subuh adalah jalan-jalan dengan teman-teman.

Tak sekadar jalan-jalan, mereka umumnya membawa petasan.

Petasan ini yang akan dinyalakan di sepanjang jalan atau di lapangan.

Suara ledakan yang memekakkan telinga tak jadi masalah.

Kadang kala harus berlari lantaran menghindari percihan dari ledakan petasan jadi keseruan sendiri.

Permainan akan berakhir ketika matahari sudah mulai tinggi dan persediaan petasan habis.

Tak terkadang permainan ini sering buat warga geram karena kegaduhan yang timbul dari suara ledakan petasan.

2. Perang Sarung

( )

Ini game yang sebenarnya seru tapi cukup menyakitkan, Perang Sarung!

Sarung yang biasa digunakan tuk salat dilipat hingga membentuk menyerupai pecut kuda.

Atau sarung diikat hingga membentuk gumpalan diujungnya.

( )

Bagian ini cukup menyakitkan jika mengenai badan.

Tak heran jika ujung permainan ini selalu berakhir dengan tangis atau dendam.

Meski begitu keesokan harinya semua kembali bermain perang sarung.

3. Bola Bekel

( )

Bola bekal ini banyak dipilih anak-anak gadis tuk mengisi waktu puasa.

Permainan kelompok ini memainkan bola karet dan biji bekel.

Biji bekelnya ada sekitar 10 hingga 12 biji.

4. Monopoli

( )

Permainan papan ini memeang sedikit moderen,

Tujuan permainan ini yakni berusaha mengisi semua petak dengan cara membeli, sewa, dan pertukaran properti dalam sistem ekonomi yang disederhanakan.

Jika serius permainan akan memakan waktu lama hingga lupa kalau sedang puasa,

5. Meriam Bambu

( )

Suaranya yang menyerupai meriam dan dengan efek semburan api membuat permainan banyak disukai banyak anak-anak khususnya lelaki.

Permainan ini cukup bermodalkan bambu dan minyak tanah.

Cara mainnya pun cukup sederhana.

Cukup menyulut api dan rasakan sensasi suara meriamnya.

Tapi pelan-pelan ya jangan sampai buat tetangga marah.

(Tribunstyle.com/Verlandy Donny Fermansah)

BACA JUGA:

Geger Sandal Bertuliskan Huruf Arab, Netizen Marah Kira Ayat Suci Padahal Begini Artinya, Malu Dah!

Usai Viral Kepal Milo, Begini Penampakan Donat Indomie Goreng yang Lagi Hits di Australia

Bakar Rumah Orangtua Karena Tak Dibelikan HP, Bocah Ini Akhirnya Minta Maaf, Sujud & Berkata Begini

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Ramadhan 1439 HTribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved