Video Viral

Viral Cuma Seumur Jagung, Lukisan 3D di Kampung Pamulang Barat Dirusak Ibu-ibu

Sebuah kampung di Pamulang, Tangerang Selatan menjadi viral lantaran banyak ditemukan lukisan 3D di sana tapi tak berlangsung lama.

TRIBUNSTYLE.COM - Sebuah kampung di Pamulang, Tangerang Selatan menjadi viral lantaran banyak ditemukan lukisan 3D di sana.

Namun sayangnya kepopuleran kampung ini tak berlangsung lama.

Lukisan 3D yang ada di kampung tersebut dirusak.

Kabarnya pengrusakan itu dilakukan oleh ibu-ibu.

Sebagaimana dijelaskan oleh Eris Riswandi dalam postingannya tanggal 18 Mei 2018.

Dua Pria & Satu Wanita di dalam Lift Lakukan Hal Tak Terpuji, Si Cewek sampai Tutup CCTV

"RIP Kampung 3D Pamulang Barat,

Sekarang sudah di corat coret oleh Ibu ibu disana yang tidak senang dengan "Karya Seni" atau mungkin ada alasan lain yang belum mereka utarakan?

Padahal udah masuk banyak TV nasional, udah masuk koran, kampung nya udah terkenal banget ehhh ternyata cuma seumur jagung.

Yah namanya juga hidup, kalau gak ada yang julid gak bakal rame.

Lokasi: Kampung 3D di Pamulang, Tangsel. Jalan Husada, gang Husada Perumahan Reni Jaya, RT 06/06, Pamulang Barat, kota Tangerang Selatan." begitu tulis Eris Riswandi 

Eris Riswandi mengunggah dua foto dan satu video dalam postingan tersebut.

Dua foto yang diunggah memperlihatkan kondisi lukisan 3D di Kampung Pamulang Barat sebelum dicorat-coret.


Lukisan 3D di Kampung Pamulang Barat
Lukisan 3D di Kampung Pamulang Barat (Facebook)

Lukisan 3D di Kampung Pamulang Barat
Lukisan 3D di Kampung Pamulang Barat (Facebook)

Sementara videonya menunjukkan lukisan 3D yang sudah dirusak.

Dalam video itu terlihat beberapa objek gambar dicoret dengan cat hitam.

10 Meme Paling Kocak Situasi Hari Puasa Pertama, dari Tarawih hingga Sahur, Pas Banget!

Sehingga keindangan lukisan 3D itu tidak terlihat lagi.

Lukisan 3D yang ada di Kampung Pamulang Barat ini dominasi dengan gambar pemandangan alam, sungai dengan ikannya, gunung, dan tebing.

Kampung ini menjadi viral dan banyak orang yang mengunjunginya untuk berfoto.

Eris Riswandi tidak menjelaskan mengapa warga merusak lukisan 3D tersebut.

Padahal menurut abouttng.com tidak sedikit pula biaya yang dikeluarkan untuk membuat lukisan 3D di kampung tersebut.

Rayakan Kelulusan SMA dengan Corat-coret, Sejumlah Pelajar Alami Nasib Buruk, Lulus Dunia Akhirat

Untuk program tersebut, RT 06 gang Husada menerima kucuran dana dari Pemkot sebesar Rp 12,5 juta.

Namun warga juga mengumpulkan uang sendiri untuk menambah kekurangan dana hingga total terkumpul Rp 20 juta.

Namun disebutkan dalam kabar6.com, ada warga yang mengaku kenyamanannya terusik karena banyak orang yang berdatangan.

Warga tersebut mengaku ada lukisan yang dicat di tembok rumahnya tanpa seijin dirinya.

Yuk subscribe YouTube Channel TribunStyle.com:

(TribunStyle.com/Rifan Aditya)

Pesan di Balik Lukisan Jokowi Berdiri Depan Gereja Surabaya Pasca Pengeboman, Netter Beri Dukungan

Jokowi
Jokowi (Kompas)

Sebuah lukisan yang memperlihatkan sosok Presiden Joko Widodo (Jokowi) berdiri di depan gereja beredar di media sosial.

Pecipta lukisan ini  berikan pesan penting di balik gambarnya.

Indonesia tengah diselimuti duka usai deretan teror bom yang terjadi di Surabaya sejak Minggu (13/5/2018).

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), langsung meninjau langsung lokasi ledakan bom di Surabaya.

Jokowi memantau langsung dampak ledakan di tiga gereja di Surabaya pada Minggu (13/5/2018).

Rupanya momen tinjauan langsung presiden ke lokasi ledakan bom diabadikan seorang seniman.

Pemilik akun Facebook Motulz Anto mengunggah sebuah lukisan menarik.

Pria lulusan Product Design Institute Teknologi Bandung itu melukis Jokowi ketika berdiri di depan salah satu gereja korban ledakan bom Surabaya.

Jokowi digambarkan sedang berdiri sendirian di depan gereja tersebut.

Presiden Indonesia ke-7 itu menatap gereja dengan meletakan tangan di belakang.

Gereja itu digambarkan porak-poranda.

Garis polisi membentang di depan pagar gereja tersebut.

Ada buah pohon yang berguguran tetapi masih berdiri kokoh di tempat tersebut.

Jokowi digambarkan dengan pakaian khasnya yakni kemeja putih panjang.

Motulz menulis sebuah kalimat di bawah lukisannya.

"Pak Jokowi di depan salah satu gereja korban bom Minggu pagi 13 Mei di Surabaya."

"Saya pilih berdiri di belakang Jokowi melawan kebiadaban teroris." ungkapnya.

Pesan Motulz tuk lukisannya banyak dibanjiri dukungan oleh netizen.

Netizen mengatakan masyarakar harus mendukung pemerintah tuk melawan tindak terorisme.

Langkah kecil dapat menyelamatkan bangsa ini.

Tri Prasetyaningtyas: "Depan dong, lindungi si bapak!"

Rani Hamid: "Saya didepan.. ada yg berani ganggu beliau, saya akan hadang !!"

Arifo Adhinoto: "#standbehindjokowi"

Usai ledakan bom di Surabaya, Minggu, Jokowi mengimbau rakyat tetap tenang, menjaga persatuan, dan waspada menyikapi serangan teroris.

"Hanya dengan upaya bersama seluruh bangsa terorisme dapat berantas."

"Kira harus bersatu melawan terorisme," ujar Jokowi dalam jumpa pers di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, Minggu sore.

Presiden mengajak masyaraka bersama-sama memerangi terorisme, dan radikalisme yang bertentangan denga nilai ajaran agama.

"Bertentangan dengan nilai-nilai luhur kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan dan nilai-nilai kebinekaan," ujar Presiden.

Sebelumnya diberitakan pada Minggu pagi, 3 gereja di Surabaya diguncang bom dalam waktu yang hampir bersamaan.

Di Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya, bom meledak pukul 06.30 WIB, di Gereja Kristen Indonesia Jalan Diponegoro pukul 07.15 WIB, sementara di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuno pukul 07.53 WIB.

Teror aksi bom di Surabaya menewaskan 11 korban meninggal sementara korban luka tercatat ada 40 orang.

Berikut foto-foto Jokowi meninjau bangunan Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro, Kota Surabaya.

(Kompas)
(Kompas)
(Kompas)

(Tribunstyle.com/Verlandy Donny Fermansah)

Ikuti kami di
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Mohammad Rifan Aditya
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved