Teror Bom

Selamat dari Maut, Berikut 2 Kisah Menantang Anak Bomber di Polrestabes Surabaya dan Rudun Sidoarjo

Aksi bom bunuh diri sekeluarga di 3 geraja dan Polrestabes Surabaya mengoyak nurani masyarakat.

Selamat dari Maut, Berikut 2 Kisah Menantang Anak Bomber di Polrestabes Surabaya dan Rudun Sidoarjo
Kolase TribunJatim.com
Video detik-detik bocah yang dibonceng pelaku selamat dari serangan bom di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018). 

Sementara kepala keluarga atas nama Anton Febrianto, harus dilumpuhkan karena ditemukan terluka parah namun masih menggenggam pemantik bom.

"Jadi, Anton tewas setelah dilumpuhkan petugas yang datang ke lokasi," sambungnya.

Menurut Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Mahfud Arifin, keluarga Anton juga akan bertindak seperti keluarga Dita Supriyanto di tiga gereja di Surabaya.

Mereka diketahui berniat menjadi "pengantin" alias bomber bunuh diri.

"Mereka itu pelaku, bukan korban," kata Irjen Mahfud Arifin di lokasi kejadian, Senin (14/5/2018) dini hari.

Kondisi Rusun di WOnocolo Sidoarjo pasca ledakan bom
Kondisi Rusun di WOnocolo Sidoarjo pasca ledakan bom ()

 

Siapa sangka, tiga anak Anton dilaporkan selamat dari peristiwa ini.

Sempat ada insiden dramatis saat anak kedua Anton yang selamat dari ledakan menyelamatkan dua adiknya kritis terkena letusan bom.

Anak kedua Anton yang berinisial AR ini membawa dua adiknya yakni FP dan GHA ke rumah sakit begitu tahu mereka terluka parah. 

Sedangkan, jenazah Anton, istri, dan anak pertamanya telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara pada Senin dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

"AR, satu-satunya anak laki-laki selamat," ungkap Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Melia Istighfaroh
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved