Breaking News:

Abu Ibrahim - Sosok Napi Teroris yang Tewas di Kerusuhan Mako Brimob, Ditangkap 24 Oktober 2017 Lalu

Kerusuhan yang terjadi di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, pada Selasa (8/5/2018) menewaskan lima polisi.

Tayang:
Kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua 

TRIBUNSTYLE.COM - Kerusuhan yang terjadi di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, pada Selasa (8/5/2018) menewaskan lima polisi.

Mereka adalah Ipda Luar Biasa Anumerta Rospuji Siswanto , Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi, Brigpol Luar Biasa Anumerta Fandy Setyo Nugroho, Anumerta Syukron Fahdli Idensos dan Briptu Luar Biasa Amumerta Wahyu Catur Pamungkas.

Sempat Berdamai, Netter Kembali Dibuat Heboh dengan Beredarnya Surat Gugatan Cerai Untuk Ibnu Jamil!

Lima polisi yang gugur saat kerusuhan Mako Brimob kelapa Dua Depok
Lima polisi yang gugur saat kerusuhan Mako Brimob kelapa Dua Depok (Instagram)

Tak sampai di situ, kejadian ini juga menewaskan seorang napi kasus terorisme bernama Beni Samsutrisno.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, dalam keterangannya mengatakan Beni ditembak karena merampas senjata dan melawan polisi.

Dilansir dari Tribunnews, Edi mengatakan, pihaknya menunggu kehadiran keluarga untuk memastikan bahwa jenazah tersebut benar bernama Beni Samsutrisno.

"Kita masih menunggu keluarganya. Kalau yang dari rumah sakit kan rilisnya nunggu cross DNA. Kalau dia cocok, baru namanya (ketahuan) siapa," kata Edi.

Siapakah Beni Samsutrisno?

Sebagaimana halnya napi kasus terorisme lain, Beni Samsutrisno menggunakan nama baru.

Dia memilih nama Abu Ibrahim.

Warga Surabaya menyalakan lilin dan tabur bunga di Monumen Polisi Istimewa Jalan Raya Darmo Surabaya, Kamis malam (19/5/2018).
Warga Surabaya menyalakan lilin dan tabur bunga di Monumen Polisi Istimewa Jalan Raya Darmo Surabaya, Kamis malam (19/5/2018). (TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA)

Dilansir dari TribunPekanbaru dan TribunJateng, Abu Ibrahim alias Beni Samsutrisno ditangkap Densus 88 pada 24 Oktober 2017.

Pada hari itu, Densus 88 melakukan operasi serentak, dan menangkap sejumlah tersangka terorisme di berbagai tempat, yakni di Sulawesi Selatan, Riau, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Nah, Beni Samsutrisno ditangkap di Riau, tepatnya di Kabupaten Kampar, Riau.

Selain Beni, ada 4 orang lain yang ditangkap polisi dari Riau.

Napi Teroris di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua menyerah, Kamis (10/5/2018).
Napi Teroris di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua menyerah, Kamis (10/5/2018). (Istimewa)

Abu Ibrahim alias Beni dan 4 orang rekannya itu tergabung dalam kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah alias JAD.

Menurut polisi, mereka ditangkap karena berencana menyerang sebuah pos polisi di Pekanbaru, Riau.

Beni ditangkap di rumah kontrakannya, di Jalan Kopkar Raya, Perumahan Pandau Permai, Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Riau.

Baru 7 bulan dia mengontrak di sana, sebelum ditangkap polisi.

Warga mengenalnya sebagai pria yang bekerja di biro pemasangan instalasi listrik.

Ia juga dikenal aktif di beberapa kegiatan kelurahan.

Ketua RT 3 RW 15, Zainal Arifin Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar menjelaskan tidak ada hal-hal yang mencurigakan.

Heboh Komentar Stefan William di Foto Mesra Verrel & Natasha Wilona, Fakta Dibaliknya Terungkap!

"Kalau gotong royong dia mau ikut gotong royong," kata Zainal.

Sepengetahuan Zainal, Beni sudah berkeluarga dan punya satu anak.

Ratusan Brimob bersenjata lengkap keluar dengan berjalan tiga baris menuju RS Bhayangkara Brimob Kelapa Dua Depok pada Rabu (9/5/2018) sekitar pukul 09.30 WIB.
Ratusan Brimob bersenjata lengkap keluar dengan berjalan tiga baris menuju RS Bhayangkara Brimob Kelapa Dua Depok pada Rabu (9/5/2018) sekitar pukul 09.30 WIB. (Tribunnews.com/Gita Irawan)

Pasca kericuhan, 145 napi teroris di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, dipindahkan ke Lapas high risk atau berisiko tinggi di Nusakambangan.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami menerangkan, lapas high risk, satu sel hanya ditempati seorang napi teroris dengan pengawasan CCTV selama 24 jam.

"Mereka dipindahkan ke dua lapas high risk di Nusakambangan, yaitu Lapas Batu dan Lapas Pasir Putih, " ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (10/5/2018), dikutip dari Tribunnews.

Napi teroris akan diberikan pengamanan maksimal.

Sistem perlakuan, pembinaan dan pengamanan akan diterapkan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang berlaku.

Artikel ini dipublikasikan Tribun Jatim dengan judul "Ditangkap Oktober 2017, Inilah Sosok Abu Ibrahim, Napi Teroris yang Tewas di Kerusuhan Mako Brimob"

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunStyle.com:

Tags:
TribunStyle.comAbu Ibrahim
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved