Pria Ini Kisahkan Pengalaman Terbangun di Tengah Operasi Usus Buntu, Tapi Dokter Tak Menyadarinya
Seorang pria terbangun di tengah operasi dan mampu merasakan segalanya, tapi tak dapat memberitahu dokter.
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Melia Istighfaroh
TRIBUNSTYLE.COM - Seorang pria terbangun di tengah operasi dan mampu merasakan segalanya, tapi tak dapat memberitahu dokter.
Ialah Fenn Settle, ia merasakan sakit menusuk tajam di perutnya saat melakoni operasi usus buntunya.
Fenn juga merasakan bahwa ia seperti 'tersedak oleh tutup botol sampai mati', lantaran sebuah tabung dimasukkan ke dalam tenggorokkannya.
• Merasa Menyesap Sesuatu saat Minum, Pria Ini Kaget Temukan Tikus Mati di Kaleng Minuman Berenergi
Kala itu, dirinya mencoba berkedip, menggoyangkan jari-jari tangan dan kakinya dalam upaya terakhir mencoba untuk mendapatkan perhatian petugas medis.
Akhirnya, Fenn memutuskan untuk membuat keputusan sadar dengan buang air kecil di meja operasi.
"Saya turun untuk operasi, dan semuanya baik-baik saja. Saya dimasukkan ke dalam, tapi datang dan merasa seolah ada tutup botol yang dimasukkan di tenggorokan saya," kisah pria 25 tahun ini, dikutip TribunStyle.com dari Metro, Kamis (15/3/2018).
Fenn bahkan mencoba meludahkannya, tapi ia tidak bisa melakukannya.
"Saya merasa tersedak sampai mati. Semuanya berjalan di pikiran seperti, apakah aku bisa melihat keluarga lagi.
Ku pikir saya akan mati dan mencoba menahan nafasku supaya bisa keluar lebih cepat," tuturnya.
Kemudian, Fenn menyadari seolah dirinya bisa mendengar suara-suara, bunyi bip mesin dan tekanan yang menusuk perutnya.
"Saya bisa mengetahui apa yang sedang terjadi dan bahwa saya sedang dioperasi.
Saya tidak dapat bergerak, saya lumpuh. Mencoba membuka mataku, menjerit, menggoyangkan-goyangkan jari tangan dan kaki," tambahnya.
Setelah operasi, Fenn mencoba memberitahu perawat, tapi mereka bilang itu hanyalah mimpi.
Keesokan harinya, seorang dokter menemuinya dan mengatakan bahwa ia menyadari jika Fenn sadar saat operasi.
"Saya sadar Anda sadar saat operasi berlangsung, tapi apa pun itu jangan mencari tahunya karena itu akan menakut-nakuti saya sendiri," katanya.
Sejak penderitaannya, Calderdale dan Huddersfield NHS Foundation Trust telah meminta maaf dan menerima kompensasi dalam penyelesaian di luar pengadilan.
Fenn, dari Bradford, West Yorkshire, kembali bekerja seminggu setelah operasi.
Namun, sejak itu ia mengalami stres pascatrauma dan kilas balik. (TribunStyle.com/ Salma Fenty Irlanda)
Yuk subscribe YouTube Channel TribunStyle.com:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/pria_20180315_140757.jpg)