Unggahan Instagram Ridwan Kamil di Hutan Mangrove Bikin Heboh dan Menimbulkan Perdebatan
Unggahan Ridwan Kamil di Instagram saat berada di Hutan Mangrove Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, membuat heboh dan perdebatan netter.
Penulis: Dimas Setiawan Hutomo
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
TRIBUNSTYLE.COM - Unggahan Ridwan Kamil di Instagram saat berada di Hutan Mangrove Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, membuat heboh dan perdebatan netter.
Pada Jumat (2/3/2018), Ridwan Kamil mengunggah dua buah foto saat ia berkunjung ke sebuah hutan mangrove di kabupaten bekasi yaitu Muara Gembong.
Dalam dua foto tersebut, ia berfoto membelakangi seorang pria berbaju merah dan seorang wanita yang menggunakan kerudung merah dan berbaju biru.
Dalam unggahan tersebut Ridwan Kamil terlihat berpose seperti menunjukkan kedua orang tersebut.
Dalam unggahan tersebut Ridwan Kamil menulis caption dengan gaya khas sebuah akun gosip.
Ia mengatakan saat itu sedang blusukan pada pukul 15.00 dan bertemu kedua orang yang dianggapnya sedang memadu kasih.
"Jam 3 siang, blusukan kampanye jalan kaki di hutan Mangrove Muara Gembong Kab Bekasi," tulis Ridwan Kamil.
"Tiba-tiba ada yang lagi mojok syahdu di kebon, yang tercyduk kekuatan hengpon jadul minceu babang tamvan."
Ia pun kemudian memotret keduanya dan mendoakan agar mereka berdua bisa segera menikah dan mengundangnya.
"Cekrek..cekrek...Semoga segera menikah biar halal dan jangan lupa undang babang," pungkas mantan Walikota Bandung tersebut.
Melihat hal ini banyak netter yang menanggapi unggahan ini, mereka pun ada yang pro dan kontra dengan unggahan tersebut.
Bagi yang kontra banyak yang menyayangkan aksinya yang seolah mempermalukan kedua orang tersebut.
"Anak muda lagi pacaran, dipermalukan cuma demi kepentingan politik ya pak. Keterlaluan sih. Amit2 dah," ungkap seorang netizen.
Ada juga yang menyebutkan ketidaksukaannya terhadap unggahan ini secara panjan lebar: "Saya muak melihat strategi kampanye semacam ini. Memotret pasangan yang berduaan dan mengunggah fotonya ke sosial media. At the very least, kalau memang mereka berbuat asusila di tempat umum, laporkan ke pihak yg berwajib, bukan malah mengunggah foto mereka dan menjadikan mereka bahan bullying seperti ini. Semoga Indonesia selamat dari pemimpin-pemimpin berpikiran cetek."
Namun banyak juga yang menganggap hal ini hanyalah guyonan semata dan tidak membuat kedua orang tersebut dipermalukan.
Seorang netter membela Ridwan Kamil dengan mengatakan: "Heran dehh pada baperan. Lagian ga mungkin jga itu orang ga tau ada bapak ridwan kamil, pastinya ge pak emil udh izin duluu.. Please duueeeh.. lagian muka orangnya aja ga keliatan.. ngekek sama orang yg mikirnya negatip muluuu.. Orang pak emil aja ngedoain biar cepet nikah.."
"Ya ampun netizen..ini mah cuma buat seseruan aja..lgian sebelum cekrek cekrek foto pasti si dua sejoli ini udh tahu keles..atau bisa jd mereka berdua ikut jln jln ma pak ridwan nya..positive thinking lah..kalian jga sering kan seru"an gini," ungkap seorang netizen membela Ridwan Kamil.
Namun ada juga yang mengaitkan ini dengan sebuah kampanye yang beberapa waktu menjadi viral yaitu kampanye Cekrek, Lapor, Upload atau lebih dikenal dengan CELUP.
"Inget gak waktu ada yang kampanye CELUP?? apa bedanya dengan ini??," ungkap seorang netter.
Seperti diketahui Desember lalu, sebuah kampanye anti susila bernama CELUP menjadi viral karena dianggap menjadi kampanye yang membuat orang melanggar hak privasi seseorang.
Dalam brosur kampanye tersebut dibuat sebuah brosur yang terdapat gambar animasi di mana ada dua orang muda-mudi sedang duduk berdampingan.
Lalu di belakang mereka ada seseorang yang sedang mencuri foto menggunakan kamera ponsel.
Di brosur tersebut, terdapat tulisan cukup besar berbunyi "PERGOKIN YUK! BIAR KAPOK!"
Kampanye ini bertujuan mencyduk pasangan yang terlihat mengumbar kemesraan di ruang publik.
Aksi ini kabarnya memberikan reward bagi siapa saja yang melaporkan temuan mereka terkait tindak "asusila" di tempat umum.
Kampanye tersebut dibuat oleh mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur.
Maksud dari kampanye ini sebenarnya baik, namun bak boomerang, kampanye ini malah menuai kontroversi.
Banyak orang yang tak setuju dengan kampanye ini dan menganggap kampanye ini bisa membuat orang melakukan penghakiman kepada orang yang bermesraan di tempat umum. (DSH)
Yuk Subscribe ke YouTube dan Fanpage TribunStyle.com di bawah ini:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ridwan-kamil_20170622_084534.jpg)