Cerita Viral
Logam Panas Berbentuk Bola Raksasa Jatuh dari Langit, Warga Takut & Berspekulasi, dari Dunia Lain?
Warga desa dari komunitas Larancahuani dilaporkan sangat ketakutan dengan kejadian ini, karena takut akan dampak potensial meteorit.
Penulis: Yohanes Endra Kristianto
Editor: Yohanes Endra Kristianto
TRIBUNSTYLE.COM - Warga sebuah desa yang berada di Peru dibuat bingung setelah tiga benda aneh berbentuk bola jatuh dari langit.
Benda-benda besar ini jatuh ke bumi pada tanggal 27 Januari 2018 di wilayah Andean di Puno, Peru bagian tenggara.
Warga desa dari komunitas Larancahuani dilaporkan sangat ketakutan dengan kejadian ini, karena takut akan dampak potensial meteorit.
• Sepele tapi Sering Terjadi, Pria Ini Menyantap Makanan Terbuka di Meja, 5 Hari Kemudian Ia Tewas
Sebelum objek mendarat, media sosial telah ramai dengan orang-orang yang berbagi rekaman berisi bola api besar yang melintasi langit di atas Tingo Maria dan Pucallpa, kota yang berjarak 115 mil.
Bola misterius tersebut kabarnya berdiameter sekitar dua meter, beratnya sekitar 40 kg.
Warga melaporkan adanya aroma pengelasan listrik di tempat yang terkena dampak dan memberi tahu Peruvian Air Force (FAP) terhadap insiden tersebut.
Tampilan yang tidak lazim dari benda-benda ini telah memicu spekulasi penampakan UFO.
Apalagi FAP telah berbagi gambar puing-puing dalam usaha untuk mengatasi spekulasi tentang sesuatu di dunia lain.
Komandan Pedro Palza dari Center for Aerospace Minat dari FAP mengatakan kepada La Nacion:
"Menurut analisis pertama, benda itu akan menjadi tangki bahan bakar dari satelit yang tidak digunakan."
"Kita berbicara tentang bagian satelit yang berhenti beroperasi."
"Biasanya itu dikenal sebagai sampah ruang angkasa."
Palza menyatakan bahwa sebuah tim saat ini sedang menyelidiki asal usul benda yang terbuat dari logam tahan panas itu.
Ia juga percaya bahwa benda itu bisa saja berasal dari China, Rusia atau Amerika.
Petugas polisi telah meminta penduduk setempat untuk tidak mendekati bola tersebut.
Polisi juga memperingatkan bahwa bola itu dapat berpotensi menjadi radioaktif.
Menurut Daily Express, ahli meteorologi Alejandro Fonesca, dari Universidade Federal do Acre menyatakan bahwa tidak ada prediksi meteorit di wilayah yang dimaksud.
Fonesca mengklaim bahwa bola aneh ini adalah satelit tua atau jenis sampah buatan manusia lainnya seperti satelit.
Ia menyatakan:
"Ketika puing-puing memasuki atmosfer ia berada di bawah gesekan intens dan ini menyebabkannya terbakar. Itulah yang bisa terjadi."
Kesimpulan Fonesca membantah klaim Romulo Barros, kepala dinas pemadam kebakaran di kotamadya Brasil Cruzeiro do Sul.
Barros menegaskan bahwa Pusat Navigasi setempat telah menggambarkan objek itu sebagai 'sebuah meteorit'.
Lebih lanjut, Barros mengatakan bahwa dia yakin bahwa benda tersebut telah mencapai satu titik di dalam wilayah perbatasan di antara negara bagian Acre dan Peru di Brasil.
Ia juga menjelaskan mengenai bagaimana tidak ada penerbangan internasional yang melintas di wilayah udara sekitar waktu peristiwa langka tersebut terjadi.
Tim di kedua sisi perbatasan mencoba untuk mencari tahu dari mana tepatnya objek tersebut mendarat.
Namun, ini mungkin memakan waktu lama karena adanya hutan lebat di daerah itu.
(TribunStyle/Yohanes Endra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/logam-panas-berbentuk-bola-raksasa-jatuh_20180202_113738.jpg)