Bupati Aceh Besar Minta Pramugari Pakai Jilbab, Dua Maskapai Ini Sudah Ikuti, Malah Kena Kritik

Dua maskapai telah menanggapi aturan dari pemerintah Aceh Besar tersebut, tapi penampilan pramugarinya dikritik.

Kolase TribunStyle

TRIBUNSTYLE.COM - Akhir bulan Januari lalu pemerintah Aceh Besar mengeluarkan sebuah aturan yang cukup menyita perhatian.

Aturan ini terkait busana pramugari yang berada di daerah Aceh Besar.

Pemerintah Aceh Besar mengeluarkan sebuah surat yang berisikan imbauan bagi pramugari yang melakukan penerbangan ke Bandara SIM Blangbintang, Aceh Besar, untuk mengenakan jilbab.

Surat dengan nomor 451/65/2018 itu ditandatangani oleh Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali.

Viral Video Ketua BEM UI Beri Kartu Kuning ke Jokowi, Netizen Ramai Buat Tweet Kocak hingga Cibiran

TribunStyle melansir dari Tribunnews (30/1/2018) Surat tersebut ditujukan kepada delapan maskapai yang rutenya ke Bandara SIM, yakni GM Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, Citilink, Sriwijaya Air, Wings Air, AirAsia, dan Firefly.

Dalam surat itu disebutkan, semua pramugari diwajibkan untuk berpakaian muslimah, jika mendarat di Bandara SIM Blangbintang.

“Kepada semua pramugari diwajibkan mengenakan jilbab/busana muslimah yang sesuai dengan aturan Syariat Islam," demikian bunyi salah satu point penekanan dalam surat tersebut.

Tentunya aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah Aceh Besar ini punya alasan tersendiri.

Aceh adalah provinsi yang menjalankan syariat Islam sehingga diharapkan, semua orang mengindahkan pelaksanaan tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Mohammad Rifan Aditya
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved