Breaking News:

Cerita Viral

Rambut Cewek Ini Kelihatannya Memang Indah Setelah Dicat, tapi Lihat Kulit Kepalanya, Bikin Begidik!

Setelah tidak digubris pihak salon, wanita asal Singapura ini memilih menuslikan pengalaman buruknya ini lewat status pribadinya.

Penulis: Verlandy Donny Fermansah
Editor: Amirul Muttaqin
worldofbuzz.com

TRIBUNSTYLE.COM - Jelang Imlek banyak gadis di Singapura memilih mewarnai rambut untuk menyambut tahun baru.

Seperti yang dilakukan seorang gadis bernama Rachele Tan ini.

Kisah pengalaman Tan mengecat rambut di sebuah salon baru-baru ini viral di media sosial.

Dia memperingatkan bahayanya pemilihat cat rambut yang salah.

Bersihkan Mainan Mandi Sang Anak, Ayah Ini Terkejut Saat Ada Hitam-hitam Keluar, Bikin Bergidik!

Pada 11 Januari, Tan memutuskan pergi ke salon setelah melihat penawaran menarik dari sebuah salon di Facebook.

Ia kemudian memilih warna perak dan biru ombre.

Tan harus melewati empat putaran pemutihan untuk mendapatkan warna yang diinginkan.

Tapi selama proses itu Tan melihat sedikit kejanggalan atau tak seperti proses pewarnaan rambut yang biasa dialaminya sebelumnya.

"Saya bertanya kepada penata rambut, mengapa tidak mencuci rambutku terlebih dahulu sebelum dioleskan cat kembali. Dia benar-benar membalas, 'metode yang berbeda'," tulis Tan.

Penata rambut terus saja melapisi rambutnya dengan cat rambut.

"Setelah akhirnya mencucinya dan mengoleskan pewarna perak, kulit kepala saya sangat merah dan terbakar."

"Tapi kata stylist, dia bilang itu normal karena bahan kimia."

"Bahkan gadis disebelahku saat disisir rambutnya juga mengeluhkan sensasi terbakar dan rasanya tak tertahankan." terang Tan.

Dijual Murah, Boneka Barbie Versi Hamil Tuai Kecaman Warganet, Edukatif atau Miris?

Proses ini memakan waktu sampai tiga jam lamanya.

Untuk proses pengecatan rambut ditambah perawatan dan potong rambut, Tan harus membayar 468 dollar Singapura atau lebih dari Rp 4,7 juta.

worldofbuzz.com
worldofbuzz.com ()

Tan sebenarnya suka dengan hasil akhir warna rambutnya.

Tetapi hasil itu rupanya meninggalkan luka di kepalanya.

Tan akhirnya baru menyadari kulit kepalanya terbakar ketika sudah kembali ke rumah.

Ia curiga ketika kulit kepalanya terasa sangat lembab.

Setelah diperiksa dengan seksama ia menemukan kulit kepalanya merah dan mengalir nanah.

Duh ngeri!

worldofbuzz.com
worldofbuzz.com ()

Merasa gatal dan tak nyaman, Tan langsung pergi ke dokter.

Tan kemudian melayangkan protes ke pada pihak salon tapi tidak ada tanggapan.

Tan pun juga mengirim pesan dan mengomentari akun media sosial salon tersebut.

Hasilnya, akun Tan malah diblokir admin salon tersebut.

worldofbuzz.com
worldofbuzz.com ()

Tan akhirnya memilih menuslikan pengalaman buruknya ini lewat status pribadinya.

Setelah kisahnya viral pihak salon baru menghubungi Tan melalui WhatsApp.

Pihak salon meminta Tan menghapus status-nya dan menawarkan kompensasi.

worldofbuzz.com
worldofbuzz.com ()
worldofbuzz.com
worldofbuzz.com ()
worldofbuzz.com
worldofbuzz.com ()

Seperti dilansir Tribunstyle.com dari Worldofbuzz.com, Kamis (18/1/2018), pihak salon memberikan ganti rugi kepada Tan.

Tan mendapat uang kompensasi S$ 526 untuk mengganti paket warna rambutnya, S$ 29 biaya berobat ke dokternya dan tambahan S$ 29 (RM86) untuk perawatan medis di masa depan.

Namun, salon tersebut mengakhiri niat baiknya dengan pesan dengan nada sedikit mengancam.

Kisah Tan ini memberikan pelajaran agar selalu berhati-hati memilih cat warna rambut.

Jangan mudah tertarik dengan diskon menarik ya gaes, cermati dulu! (Tribunstyle.com/Verlandy Donny Fermansah)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Rachele TanSingapura
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved