Breaking News:

Bocah ini Alami Halusinasi Setelah Minum Obat Flu, Ini yang Terjadi Sebenarnya

Saat flu ringan, biasanya diobati dengan minum obat flu. Obat ini juga banyak macamnya.

Tayang:
Penulis: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
theatlantic.com
Ilustrasi 

TRIBUNSTYLE.COM - Saat flu ringan, biasanya diobati dengan minum obat flu.

Obat ini juga banyak macamnya.

Kamu bisa dengan mudah membeli obat flu di apotik terdekat.

Efek minum obat ini membuat flu mereda dan tubuh menjadi sehat kembali.

Jarang sekali kasus alergi parah untuk penggunaan obat flu.

Namun, di Texas, ada seorang anak yang mengalami efek tak terduga usai minum obat flu.

Melansir Intisari, seorang anak yang disamarkan identitas terkena gangguan sistem saraf karena obat flu, Selasa (16/1/2018).

Perempuan berusia enam tahun ini diberi obat tamiflu untuk meredakan flu yang dideritanya.

Tamiflu merupakan versi generik pertama obat antivirus influenza yang sangat manjur.

Beredarnya Tamiflu di Indonesia sendiri awalnya masuk oleh perusahaan farmasi Jerman (Boehringer Ingelhelm).

Tamiflu ini sempat diberikan pihak WHO untuk menanggulangi kasus flu burung.

Biasanya, orang yang minum tamiflu hanya akan merasakan mual, muntah, dan sakit kepala.

Anak ini justru mengalami halusinasi, dirinya mencoba kabur dari sekolah.

Lalu saat di rumah, dia ketahuan berusaha melompat keluar jendela rumah.

"Jendela di kamar tidurnya terbuka, dia naik menggunakan meja dan berusaha melompat keluar jendela saat istriku datang dan mencegahnya," kata ayah gadis itu sebagaimana dilansir Intisari dari New York Daily News.

Pihak keluarga kemudian memeriksakan anak tersebut ke rumah sakit di Texas.

Dokter Glenn Hardesty, dokter ruang gawat darurat Texas, tercengang dengan efek tamiflu terhadap gadis ini.

Hal itu karena tamiflu yang dimakan anak tersebut membuatnya mengalami gangguan sistem saraf.

Selama 20 tahun dr. Hardesty ini bekerja, dirinya baru menemukan kasus gangguan halusinasi karena obat flu.

"Saya sudah bekerja selama 20 tahun, dan saya baru kali ini melihat komplikasi seperti ini," ucap Glenn Hardesty, dokter ruang gawat darurat Texas.

Setelah diteliti, ternyata efek samping ini memang terjadi di beberapa kasus penggunaan tamiflu.

Hal ini disampaikan FDA atau Badan Pengawas Obat dan Makanan di AS.

"Anak-anak dan remaja yang menderita flu berisiko tinggi mengalami kejang, kebingungan, atau kelainan perilaku sejak dini. Efek samping yang serius ini akan terjadi tidak lama setelah meminum Tamiflu atau mungkin terjadi mereka penderita flu yang tidak diobati," tulis FDA.

(TribunStyle.com/Archieva Prisyta)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
IntisariNew York Daily NewsGlenn Hardesty
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved