Breaking News:

Jangan Bergidik Dulu! Panggilan Sayang Pada Pasangan Ternyata Simpan Makna, Ada Manfaatnya Lho!

Tapi, jangan buru-buru menghakimi, ternyata ada alasan ilmiah yang cukup memberikan dampak positif di balik panggilan-panggilan sayang itu.

Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Diah Ana Pratiwi
huffpost.com
Ilustrasi panggilan sayang kepada pasangan. 

TRIBUNSTYLE.COM - Menjalin hubungan asmara dengan seseorang yang spesial bagi kita tak jarang memunculkan panggilan-panggilan aneh yang mungkin bikin bergidik ketika mendengarnya.

'Beb', 'yang', 'hunny', 'bubu', hingga 'sweety', mungkin kerap kali kamu dengar dari beberapa pasangan di sekitarmu.

Untuk kamu yang tidak terbiasa, pasti hanya bisa menelan ludah sambil berkata dalam hati, "Betapa alaynya orang-orang ini..."

Tapi, jangan buru-buru menghakimi, ternyata ada alasan ilmiah yang cukup memberikan dampak positif di balik panggilan-panggilan sayang itu.

Sempat Bingung Tentukan Panggilan Sayang ke Ben Kasyafani, Nesyana Ayu Nabila Akhirnya Pilih Ini

Dilansir TribunStyle.com dari The Independent, Minggu (7/1/2018), Profesor Dean Falk, seorang ahli neuroantropologi Florida State University mengatakan jika bahasa 'bayi' benar-benar digunakan secara ekstensif.

"Termasuk lintas budaya oleh seluruh ibu di dunia," lanjutnya.

"Bahasa tersebut ada untuk mengungkapkan cinta dan memfasilitasi ikatan antara ibu dan bayi," imbuh Dean.

Studi menunjukkan, anak kecil menyukai bahasa 'bayi' atau bahasa sayang yang diberikan oleh ibu mereka.

Falk percaya, alasan setiap pasangan menggunakan nama hewan peliharaan yang imut dan istilah bayi untuk pasangan mereka adalah karena membangkitkan pengalaman semasa kecil mereka.

Jadi, ini menjadi cara alami untuk terikat dengan pacar atau pasangan kita.

Tak hanya itu, Profesor Frank Nuessel dari University of Louisville mengungkapkan panggilan sayang akan membantu seseorang merasa terbuka dan nyaman terhadap pasangannya.

"Hal ini memungkinkan kedua orang memiliki kebebasan tertentu dari batasan normal peran orang dewasa," tutur Frank.

Alasan lain panggilan sayang tersebut adalah keinginan dari dalam diri untuk bermain.

"Hubungan sosial semacam ini akan sangat penting untuk memfasilitasi sistem permainan ikatan bawaan dan menjaga hubungan," tambahnya.

Jadi, jangan buru-buru menghakimi pasangan yang melakukan kebiasaan itu.

Dan tidak merasa buruk ketika pasangan kita melakukannya, karena ini akan membuat hubungan kita semakin dekat dan harmonis satu sama lain.
(TribunStyle.com/ Salma Fenty Irlanda)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
The IndependentTribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved