Keputusan Trump Terkait Yerusalem Tuai Kontroversi, SBY Tunjukkan Sikap dan Pesankan Ini
Beberapa hari terakhir masyarakat dunia dihebohkan dengan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel oleh presiden Amerika Serika, Donald Trump.
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Melia Istighfaroh
TRIBUNSTYLE.COM - Beberapa hari terakhir masyarakat dunia dihebohkan dengan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel oleh presiden Amerika Serika, Donald Trump.
Kebijakan ini sekaligus memindahkan Kedubes AS dari Tel Aviv (ibu kota lama) ke Yerusalem.
Tindakan Trump ini tak elak menuai banyak protes dari berbagai pihak.
• Saking Jengkelnya dengan Klaim Atas Yerusalem, Jokowi Beberkan Borok Trump Coba Goda Bu Iriana
Tak terkecuali mantan presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
SBY menunjukkan sikapnya melalui unggahannya di Twitter, Sabtu (9/12/2017).
SBY memberikan sikapnya melalui 4 tweet, yaitu dua dengan bahasa Indonesia dan dua lainnya dengan bahasa Inggris.
"Belumlah terlambat bagi Presiden Trump utk membatalkan keputusan & kebijakannya yang "menetapkan" Yerusalem sbg ibukota Israel *SBY*"
"Saya yakin rakyat Amerika tidak ingin disalahkan sejarah akibat tindakan pemimpinnya, perdamaian & keamanan dunia terancam & memburuk *SBY*"
"It is not too late for President Trump to change his policy on status of Jerusalem "as the capital of Israel". It is "illegal" *SBY*"
"I believe American people dontwant to be blamed by history due to action of their leader that's threatening internationalpeace&security*SBY*"
Unggahan SBY tersebut kemudian dibanjiri banyak komentar dari netizen, mulai dari dukungan untuk Palestina, kecaman untuk Israel, hingga sikap siap jihad.
(TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/sby_20170207_064430.jpg)