Breaking News:

Ternyata 5 Hewan Ini Bisa Jadi Indikator Kalau Rumahmu Sehat, Lho, Apalagi No. 3!

Rumah adalah tempat tinggal yang hampir setiap hari kita tempati. Memastikannya bersih adalah kewajiban utama untuk menciptakan lingkungan yang nyaman

Tayang:
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Kompas.com
Ilustrasi ikan 

TRIBUNSTYLE.COM - Rumah adalah tempat tinggal yang hampir setiap hari kita tempati.

Memastikannya bersih adalah kewajiban utama untuk menciptakan lingkungan yang nyaman.

Rumah yang bersih dan nyaman akan memberikan suasana tenang bagi penghuninya.

Apalagi setelah lelah bekerja seharian.

Namun walaupun sudah dibersihkan dengan seksama.

Kita masih sering saja melihat beberapa hewan berkeliaran di lingkungan kita?

Manusia, hewan, dan tumbuhan hidup berdampingan di lingkungan yang sama.

Rumah kita yang bersih akan berdampingan dengan hewan-hewan yang hidup di lingkungan yang bersih.

Sama hal nya dengan rumah yang kotor maka manusia akan hidup berdampingan dengan hewan yang tinggal di habitat yang kotor pula.

Setiap rumah dijadikan habitat bagi hewan disesuaikan dengan lingkungan sekitarnya.

Jadi, hewan apa sajakah yang sering kamu lihat di lingkungan sekitarmu?

Tahukah kamu hewan itulah yang dapat mencerminkan kebiasaanmu dalam menjaga lingkungan.

1.Capung

Capung
Capung ()

Capung adalah hewan yang digunakan sebagai indikator udara dan air bersih.

Capung adalah hewan yang hidup di sawah dan pepohonan pendek di kebun.

Capung sering kali ditemukan disekitar rumah yang banyak terdapat tanaman-tanaman.

Baik berupa pepohonan, tanaman hias, dan rumput-rumput di sekitar rumah.

Dalam rantai makanan capung merupakan hewan yang dimangsa binatang lainnya seperti burung, ikan, dan katak.

Oleh karena itu jika kamu menemukan capung disekitar rumahmu maka disekelilingnya masih banyak ditemukan hewan-hewan pemangsanya.

Atau dengan kata lain rumahmu juga sebagai komunitas bagi makhluk hidup yang lain.

2.Ikan

Ikan
Ikan ()

Ikan sering kali dijadikan indikator kebersihan air.

Aliran air ini dapat berupa sungai maupun kolam yang ada disekitar rumah.

Kini semakin jarang ikan ditemukan di sungai sekitar rumah kita.

Bila kita tinggal berdekatan dengan pabrik dan masih menemukan ikan,

Maka sungai tersebut belum terlalu tinggi tingkat pencemarannya.

Namun ikan dalam sungai tersebut sebaiknya tidak untuk dikonsumsi.

Karena dikhawatirkan sudah terkontaminasi dengan limbah pabrik.

3.Nyamuk

Nyamuk
Nyamuk ()

Banyak rumah yang menggunakan tendon air sebagai cadangan air bersih.

Apalagi rumah yang tidak menggunakan fasilitas PDAM.

Ketersediaan air bersih harus selalu dijaga dan dipenuhi.

Adanya genangan-genangan tanpa adanya kontrol membuat nyamuk dapat berkembang biak dengan baik.

Saat lingkungan disekitar rumah kita banyak dijumpai nyamuk.

Maka penghuni rumah tersebut harus melakukan pengecekan ulang terkait habitat nyamuk disekitar rumah kita.

Hal yang perlu dilihat adalah genangan air bersih, genangan air di selokan, tempat sampah, dan menghilangkan seluruh habitat nyamuk di rumah kita

4.Lalat

Lalat
Lalat ()

Lalat senang terhadap tempat-tempat yang kotor.

Selain pada tempat-tempat yang kotor, lalat sering kali hinggap pada makanan manusia.

Jika melihat lalat di rumah padahal lingkungan sekitarmu bersih maka kamu harus melakukan pengecekan ulang.

Pada beberapa tempat kecil dan tersembunyi bisa saja merupakan tempat yang sangat di sukai lalat.

Seperti makanan basi yang lupa belum dibuang atau sampah sementara yang biasanya di dapur.

Tutuplah makanan-makanan saat selesai makan agar lalat tidak bisa hinggap dan menyebarkan kuman pada makanan.

(TribunStyle.com/ Danissa Dyah)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
TribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved