1 Muharram 2017 - 3 Amalan Berpahala Besar di Tahun Baru Islam, Nomor 2 Hapus Dosa Setahun
Banyak sekali kemuliaan yang diberikan oleh Allah SWT dalam bulan yang penuh rakhmat ini.
Penulis: Irsan Yamananda
Editor: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Hari Kamis (21/9/2017) besok, merupakan awal tahun dalam kalender Islam.
Hari libur itu bertepatan dengan 1 Muharram 1439 Hijriah.
Perlu diketahui bahwa Muharram merupakan salah satu bulan kehormatan dalam Islam.
Bulan suci lain yang juga sangat dihormati umat muslim adalah bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Rajab Mudhar.
Banyak sekali kemuliaan yang diberikan oleh Allah SWT dalam bulan yang penuh rakhmat ini.
Ditambah lagi, Allah melarang seluruh manusia untuk berperang pada bulan Muharram ini.
• 1 Muharram 2017 - 5 Kemuliaan Bulan Istimewa Ini Wajib Diketahui
Tribunstyle melansir dari berbagai sumber, ada 3 amalan yang sangat diutamakan dalam bulan ini.
Kamu dapat langsung mempraktekkannya agar mendapatkan rakhmat dan pahala dari Allah SWT.
1. Puasa Sunnah Muharram Tasu'a
Puasa sunnah Tasu'a dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram.
Hal itu sesuai dengan hadist Nabi berikut ini.
وعن ابن عباس رَضِيَ اللَّهُ عَنهُما قال، قال رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم: ((لئن بقيت إلى قابل لأصومن التاسع)) رَوَاهُ مُسلِمٌ.
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma dia berkata : ” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Apabila (usia)ku sampai tahun depan, maka aku akan berpuasa pada (hari) kesembilan” (HR. Muslim).
Sayangnya, Rasulullah sudah meninggal dunia sebelum sampai di bulan Muharram tahun berikutnya.
Berikut ini niat puasa Tasu'a.
نَوَيْتُ صَوْم تَاسُعَاء سُنَّة لله تَعَالى
“Nawaitu sauma tasu’a sunnatal lillahita’ala”
Artinya: Saya niat puasa hari tasu’a, sunnah karena Allah ta’ala.
2. Puasa Sunnah Muharram Asyura
Selain Ramadan, puasa yang paling utama adalah bulan Muharram.
Hal tersebut sesuai dengan bunyi hadist di bawah ini.
“Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah (yaitu) Muharram."
Sedangkan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam”. (H.R. Muslim (11630) dari sahabat Abu Hurairah radhiyallohu anhu).
Sementara untuk anjuran berpuasa sunah Asyura dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram.
Berikut ini hadistnya.
”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162).
Berikut niat puasa sunah Asyura.
نَوَيْتُ صَوْم عشرسُنَّة لله تَعَالى
“Nawaitu sauma Asyuro sunnatal lillahita’ala”
Artinya: Saya niat puasa hari asyura, sunnah karena Allah ta’ala.
3. Menyantuni Anak Yatim
Sebenarnya, tak perlu menunggu bulan Muharram untuk menyantuni anak yatim piatu.
Namun, Allah SWI akan meninggikan derajat umatNYA jika hal itu dilakukan pada hari Asyuro (10 Muharram).
Berikut ini hadist shahehnya.
“Siapa yang mengusapkan tangannya pada kepala anak yatim, di hari Asyuro’ (tanggal 10 Muharram), maka Allah akan mengangkat derajatnya, dengan setiap helai rambut yang diusap satu derajat.”
“Saya dan orang yang menanggung hidup anak yatim seperti dua jari ini ketika di surga.” Beliau berisyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah, dan beliau memisahkannya sedikit.” (HR. Bukhari no. 5304). (Tribunstyle/ Irsan Yamananda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/bulan-muharram_20170920_225125.jpg)