Pria Ajukan Semua Cuti 15 Hari, tapi Bisa Libur Sebulan, Masuk 2 Hari, Lalu Gajian, Triknya Viral!
Pria asal Tiongkok ini mengajukan semua cutinya dalam setahun. Tak hanya libur 15 hari, Wu malah mendapat libur selama 1 bulan! Ternyata triknya ...
Penulis: Anggraini Wulan Prasasti
Editor: Anggraini Wulan Prasasti
TRIBUNSTYLE.COM - Hari libur adalah saat yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang, terutama para pegawai dan anak sekolahan.
Mereka biasanya akan menggunakan hari liburnya untuk beristirahat atau bahkan liburan.
Tak heran, banyak yang menantikan saat akhir pekan.
Berbeda dengan anak sekolah, para pegawai biasanya memilihi hak cuti karyawan.
Setiap perusahaan memiliki aturan cuti masing-masing.
Tapi, untuk mendapat libur panjang, karyawan sering mengajukan cuti berdekatan dengan hari libur akhir pekan atau momen lainnya.
Belakangan, aksi seorang pegawai jadi viral usai membagikan trik pengajuan cuti yang dianggap epik.
Seorang sales pria bernama Wu mengajukan cuti karyawan pada atasannya, melansir Oriental Daily.
Tak tanggung-tanggung, pria asal Tiongkok ini mengajukan semua cutinya dalam setahun.
Namun, tak hanya libur 15 hari, Wu malah mendapat libur selama 1 bulan.
Ternyata ada sebuah trik cemerlang yang Wu gunakan.
Di Tiongkok, tanggal 1 Oktober adalah hari nasional di Tiongkok.
Semua pekerja berhak mendapatkan libur selama 1 minggu menurut aturan pemerintah.
Pada kesempatan itu, Wu menggunakan semua cutinya dalam setahun, yaitu 15 hari.
15 Hari cuti tersebut masing-masing digunakan pada minggu kedua, ketiga dan keempat.
Wu bekerja 5 hari dalam seminggu.
Jika ditambah dengan libur hari nasional, secara otomatis, Wu mendapatkan libur 4 minggu penuh.
Kebahagiaannya tak berhenti sampai di situ saja.
Wu hanya perlu masuk kerja selama 2 hari, yaitu pada 30 dan 31 Oktober.
Ia akan langsung menerima gaji setelah 2 hari bekerja di bulan Oktober.
Bukan hanya lelucon, Wu benar-benar mengajukan permohonan cuti ini.
Ini bahkan yakin saat menyerahkan form untuk dimintakan persetujuan manajernya.
Namun, aksi Wu ini membuat sang atasan kaget.
Bukannya memberi persetujuan, ia malah menuliskan kalimat yang berarti "pergi saja".
Banyak yang beranggapan bahwa kalimat ini sebenarnya mengisyaratkan kemarahan sang manajer.
Tapi, Wu nampaknya belum sadar dengan maksud dari reaksi sang manajer.
Oleh karena itu, ia mengunggah form cutinya ke media sosial untuk meminta klarifikasi dari temannya.
Unggahannya ini langsung meledak.
Beberapa orang langsung fokus pada kalimat yang ditulis sang manajer.
Mereka menganggap bahwa aksi Wu ini sudah kelewatan, melansir Worldofbuzz.
"Cuti 13 hari itu batas maksimal, tapi 29 hari itu berlebihan. Kamu mungin seharusnya menyertakan surat pengunduran diri dengan form permohonan ini," tulis seorang netizen.
Namun, ada juga yang justru salut pada keberanian Wu.
"Selama kamu cukup berani, tiap hari bisa jadi hari libur. Secara teknis kamu tidak melakukan kesalahan, mengingat kamu berhak atas cuti 15 hari."
Hingga tulisan ini dibuat, masih belum diketahui bagaimana nasib Wu.
Apakah ia dipecat atau justru diizinkan cuti.
Bagaiamana menurutmu?
Tertarik melakukan hal serupa? (TribunStyle.com, Anggraini Wulan Prasasti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/wu-ajukan-form-permohonan-cuti_20170909_140949.jpg)