Pemuda Ini Terima Pesan Nyasar, Diancam Akan Dilaporkan Polisi, Sudah Terlanjur Viral, Ternyata
Ternyata pesan tersebut terjadi antara wanita bernama Christi dan Helen. Keduanya tampaknya sedang memiliki masalah serius.
Penulis: Anggraini Wulan Prasasti
Editor: Anggraini Wulan Prasasti
TRUBUNSTYLE.COM - Apa kamu pernah mendapat pesan nyasar alias salah kirim?
Beberapa orang menganggap hal ini sangat mengganggu.
Tapi, tidak yang dialami oleh pemuda asal Oklahoma, Amerika Serikat ini.
Noah Paul adalah seorang pelajar berusia 15 tahun.
Pada Senin (3/9/2011), ia menerima pesan dari nomor telepon yang tak ia kenal.
Menganggapnya menarik, Noah pun memutuskan untuk membagikannya melalui akun Twitter-nya.
Ternyata pesan tersebut terjadi antara wanita bernama Christi dan Helen.
Keduanya tampaknya sedang memiliki masalah serius.
"Hai Christi. Ini Helen.
Aku hanya ingin kamu tahu jika Brittney melakukan hal membahayakan lagi pada Caitlin, kamu akan dilarang ikut pesta barbecue lagi.
Tentu saja ini karena dia tak bisa menahan apa yang dipelajari dari ibunya.
Peluk dan cium, Helen."
Wanita bernama Helen ini marah karena anak Christi melakukan hal yang membahayakan putrinya.
Pesannya ini dikirim untuk menegur Christi atas ulah putrinya.
Tak cuma 1, beberapa jam kemudian, Noah menerima pesan kedua dari wanita bernama Helen ini.
Kondisinya pun semakin memanas.
"Christi, apa kamu mengabaikanku?
Brittney akan dimintai pertanggungjawaban karena menamai mobil mainan Cailtin dengan sebutan tak pantas.
Jika kamu tidak minta maaf dalam 24 jam, kamu akan dihubungi polisi dan pengacaraku.
Peluk dan cium, Helen."
Meski sudah menutupi nomor tersebut, unggahan Noah ini tetap jadi viral.
"Ini adalah pesan nyasar paling lucu yang pernah aku terima," tulisnya dalam unggahan tersebut.
Bahkan hingga berita ini ditulis, unggahan pertamanya sudah dibagikan lebih dari 134 ribu kali.
Para netizen merasa sangat tertarik dengan kejadian ini.
Mereka menganggap kejadian ini sangat lucu dan menghibur karena melibatkan pertengkaran 2 wanita.
Noah mengaku ia sudah mencoba membalas pesan tersebut.
Sayangnya nomornya diduga sudah diblok.
Tak disangka, ini bukanlah klimaksnya.
Belakangan, Noah baru sadar bahwa dia ternyata sedang ditipu.
Tidak ada wanita beranama Helen atau Christi.
Namun, pemuda ini tak menyangka bahwa semua pesan tersebut adalah settingan saat ia mengunggahnya.
"Malam sebelumnya aku pergi melihat pertandingan bola dan bertemu banyak teman baru.
Aku baru sadar bahwa temanku memberikan nomorku pada temannya yang lain tanpa sepengetahuanku," ungkapnya pada BuzzFeed.
Temannya itulah yang mengaku sebagai Helen dan mengiriminya pesan.
Saat sudah terlanjur viral, Noah mengaku bahwa temannya saat tengah malam mengatakan bahawa ia telah menipunya.
Meskipun begitu, Noah merasa senang bahwa cuitanya mendapat respon positif.
"Tak peduli itu orang asli atau bukan, menurutku. Aku senang orang-orang terhibur dan menertawakannya, aku yakin begitu!"
Jadi, kamu dukung Helen atau Christi? (TribunStyle.com, Anggraini Wulan Prasasti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/noah-paul_20170907_151454.jpg)