Zlatan Ibrahimovic - Perjalanan Karir Sang Maestro yang Selalu Sumbang Gelar, Sayang Ada yang Kurang
Ibrahimovic selalu mempersembahkan trofi diberbagai ajang untuk klub yang dibelanya.
Penulis: Burhanudin Ghafar Rahman
Editor: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Manchester United telah resmi kembali mendatangkan Zlatan Ibrahimovic, setelah musim lalu tak diperpanjang kontrak oleh Setan Merah.
Ibrahimovic sendiri telah menandatangani kontrak selama 1 musim kedepan.
Sebelum di MU, Ibra pernah merasakan bermain dengan 8 klub top di Eropa.
Bahkan pemain berhidung mancung ini juga selalu mempersembahkan trofi diberbagai ajang untuk klub yang dibelanya.
• Keren! Game Mobile Zlatan Ibrahimovic Kini Sudah Bisa Dinikmati Pengguna iOS
Kali ini TriBunStyle.com akan mengangkat kembali perjalanan karir sosok Ibrahimovic dalam level klub.
Berikut catatan karir Ibrahimovic.
1. Malmo FC (1995 - 2001)
Awal Karir Ibra ini dimulai saat membela klub kelahirannya, Malmo FC dari musim 1995 sampai 2001.
Di Malmo, Ibrahimovic bermain sejak di tim yunior hingga akhirnya mampu menembus tim utama.
Diberitakan dari media-media lokal Swedia, karier Ibrahimovic sempat hampir berhenti karena alasan ekonomi.
Akhirnya pikiran untuk berhenti bermain sepak bola pun sirna berkat dorongan pelatihnya saat itu.
2. Ajax (2001 - 2004)
Berkat motivasinya yang kuat serta kerja kerasnya saat di Malmo, membuat Ibra direkrut Klub asal Belanda, AFC Ajax pada tahun 2001.
Musim pertama Ibrahimovic di Ajax dilalui dengan cukup berat.
Oktober 2001, ibrahimovic di skors selama 5 pertandingan karena menyikut bek FC Gronigen, Melchior Schoenmakers.
Ibrahimovic mencetak total 6 gol dalam 26 penampilannya selama musim itu dan meraih gelar pertamanya di Eredivise.
Di musim berikutnya, Ibrahimovic tampil di Liga Champions untuk yang pertama kalinya bersama Ajax. Pada 17 September 2002, Ibrahimovic mencetak gol Eropa pertamanya ketika mengalahkan Lyon 2-1.
Meskipun Ajax disingkirkan oleh AC Milan di babak perempat final, tapi penampilan Ibrahimovic di Liga Champions pertamanya itu bisa dibilang sukses, dengan mencetak 4 gol dalam 13 pertandingan.
Ibrahimovic menunjukkan potensinya yang menakjubkan di musim terakhirnya bersama Ajax. Pada Agustus 2003, Ibrahimovic membuat gol yang luar biasa setelah melewati 6 orang pemain NAC Breda.
3. Juventus (2004 - 2006)
Pada Agustus 2004, Ibrahimovic pindah ke Juventus dengan transfer senilai 19 juta Euro.
berada di klub asal Turin, Italia, Ibrahimovic langsung mendapatkan satu tempat di tim inti karena striker utama Juventus, David Trezeguet, sedang mengalami cedera.
Ibrahimovic mencetak 16 goal dalam 35 penampilannya.
Ibrahimovic dipilih oleh para penggemar sebagai “player of the season” pada musim 2004-2005. Dan pada 14 November 2005, Ibrahimovic mendapat penghargaan Guldbollen, sebagai pesepakbola Swedia terbaik di tahun itu.
Dia juga mengantarkan Juventus meraih meraih gelar Seri A, sekaligus piala pertama baginya selama membela Si Nyonya Tua (julukan bagi Juventus).
Tahun keduanya di Juventus, Ibrahimovic bersaing dengan Alessandro Del Piero untuk mempertahankan posisinya di tim inti. dan Ibrahimovic lebih banyak berada di bangku cadangan.
Mei 2006 skandal Calciopoli terbongkar. Juventus kehilangan gelar Seri A untuk musim 2004-2005 dan 2005-2006, dan terdegradasi ke Seri B.
Setelah itu, Ibra pergi dari Juventus.
Kemana dia pergi?
4. Inter Milan (2006 -2009)
Karir Ibrahimovic berlanjut di kota Milan, Italia.
Ia membela Klub asal Milan Biru, Inter Milan.
Musim pertamanya, 2006/2007 di Inter, Ibrahimovic mencetak 15 gol dalam 27 pertandingan.
Ibra juga membawa Inter meraih Scudetto pertama sejak 1989.
Di musim itu pula, Ibrahimovic memenangkan Supercup Italia dan mencetak 2 gol pada babak grup Liga Champions saat melawan PSV Eindhoven, yang merupakan gol eropa pertamanya sejak tahun 2005.
Musim 2007-2008, Ibrahimovic mengantongi 26 gol dalam 27 pertandingan disegala ajang
2008-2009, Ibrahimovic mengawali musim ini dengan brilian.
Salah satu Gol Ibrahimovic saat melawan Bologna terpilih sebagai “Goal of the Year”.
5. Barcelona (2009 - 2010)
Musim 2009, Zlatan Ibtahimovic resmi pindah ke Barcelona dengan nilai 56,5 juta Poundsterling.
Pada saat itu, transfer ini menjadikan pemain termahal klub asal katalan tersebut.
Ini juga melibatkan Samuel Eto'o untuk menjadi tumbal.
Eto'o harus angkat kaki ke Inter Milan dan menjadi paket transfer Ibra.
Selama membela Barcelona sebenarnya Ibra menunjukkan performa yang cukup baik.
Sayang, El Barca yang menerapkan filosofi tiki-taka dan strategi false nine membuat tim besutan Pep Guardiola kala itu tak terlalu membutuhkan sosok striker.
Akibat dari strategi tersebut, Ibra jarang jadi andalan dan sering bertikai dengan Pep.
Kemudian Ibra harus tersisih dan melanjutkan karir di Klub lain.
6. AC Milan (2010 - 2012)
Pilihan Ibra untuk terus bermain selanjutnya di AC Milan.
Presiden Milan Silvio Berlusconi saat itu, telah memanfaatkan situasi Ibra di Barcelona untuk memboyongnya ke AC Milan..
Ibra dipinjam Ac Milan 1 musim dengan Opsi Perpanjangan di musim berikutnya.
Dimusim pertamanya tahun 2010/2011, Ibra langsung gemilang.
Ia mencetak total 21 Gol dalam 46 pertandingan dan lansung meraih gelar juara Serie A.
Sejak musim pertamanya dbilang cukup sukses, ia dipermanenkan oleh AC Milan dengan nilai transfer 24 juta Poundsterling.
Setelah itu dimusim keduanya ternyata makin tokcer, total ia mencetak 35 Gol dalam 44 pertandingan dalam segala ajang.
7. PSG (2012 - 2016)
Krisis yang dialami AC Milan pada tahun 2012 membuat Milan harus membuat keputusan besar agar keuangan tetap terjaga.
Salah satunya adalah dengan menjual pemain berharganya.
Ibrahimovic dan Thiago Silva yang dianggap pemain yang bernilai harus dijual ke PSG.
Padahal mereka adalah pemain kunci.
Selama di PSG, Ibra berhasil mengangkat prestasi pribadi dan klub Paris terebut.
Ibrahimovic tercatat sudah mendulang 156 gol dan 61 assist dalam 180 pertandingan selama empat musim memperkuat PSG.
Sebanyak 12 trofi menandai era Ibrahimovic dengan PSG.
Diantarnya, empat titel Ligue 1, 2 Piala Prancis, 3 Piala Liga Prancis, dan 3 Piala Super Prancis.
8. Manchester United (2016 - hingga sat ini)
Dimusim 2016/2017, adalah awal karir Ibrahimovic di Liga Inggris.
Ia tiba di Manchester dengan bebas transfer
Banyak yang menilai Ibra akan kesulitan di MU, karena Liga ini sangat cepat dan keras.
Sebelumnya, banyak yang menganggap Ibra terlalu mudah bermain di Liga Perancis.
Kenyataan berbicara lain, Ibra langsung sukses bersama klub berjuluk Setan Merah Tersebut.
Ia total berhasil menctak 28 Gol disemua ajang dan membantu MU meraih 'treble' dengan menjuarai Community Shield, Piala Liga Inggris dan Liga Europa.
Kita nantikan apakah kembali bergabung dengan MU, Ibra akan kembali membawa MU berjaya di kompetisi Domestik bahkan Eropa? (TribunStyle.com/ Burhanudin Ghafar Rahman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/zlatan-ibrahimovic_20170825_200841.jpg)