Breaking News:

Parah, Kasus Penipuan Terjadi Mengatasnamakan Istri Korban Pembakaran Hidup-hidup

Hanya gara-gara amplifier, pria bernama Muhammad Al Zahra harus menebus tindakan yang belum tentu dilakukannya dengan harga yang sangat mahal.

Tayang:
Penulis: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Editor: Desi Kris
Kompas.com
Anggita Muslimah 

TRIBUNSTYLE.COM - Hanya gara-gara amplifier, pria bernama Muhammad Al Zahra harus menebus tindakan yang belum tentu dilakukannya dengan harga yang sangat mahal.

Melansir KOMPAS.COM, MA yang diduga mencuri amplifier di mushala Al-Hidayah, Desa Hurip Jaya, Babelan, dikeroyok dan dibakar hidup-hidup oleh massa tepat di Pasar Muara Bakti, Babelan, Bekasi, Selasa (1/8/2017), sekitar pukul 16.30 WIB.

Peristiwa ini membuat terpukul istri Muhammad Al Zahra.

Padahal saat ini, istri Muhammad Al Zahra sedang mengandung.

Ngakak! Pria Ini Pura-pura Jadi Wanita & Kapolda, Begini Cara Lucu Tangani Telepon Penipuan

Parahnya, kasus ini ternyata dimanfaatkan oleh orang yang nggak bertanggung jawab alias penipu.

Penipu tersebut memanfaatkan keadaan dengan meminta uang kepada orang yang bersimpati terhadap kasus ini.

Hal ini diungkapkan akun Facebook Eris Toyger Landia atau Eris Riswandi, Jumat (4/7/2017).

Pemilik akun tersebut mengaku kena tipu oleh orang yang mengaku istri Muhammad Al Zahra.

Awalnya, Eris Riswandi mengaku mendapat pesan dari Feranika setelah mengunggah foto Muhammad Al Zahra.

Feranika meminta Eris Toyger Landia untuk menghapus foto tersebut.

Dia mengaku sebagai istri Muhammad Al Zahra.

Lalu, terjadilah penipuan terhadap pengguna akun Facebook.

Begini kisah selengkapnya:

"Dear teman teman FB yg terhormat, kemarin kan saya sempet publish no rekening orang (yg saya kira) dia istri korban pembakaran di Bekasi.
.
Kronologisnya orang ini menghubungi saye lewat FB dengan alasan keberatan foto foto suaminya di upload di FB, sudah saya delete foto suaminya, lalu dia curhat kalau buka rekening BCA orang yg meninggal bagaimana ya proses atau prosedurnya, krn saya tidak tau lalu saya tanya temen yg dulu sempet ngurus masalah ini dan dari pengalaman dia itu membutuhkan waktu lebih dari 30 hari, orang ini kaget krn merasa dia sedang membutuhkan dana tahlilan suaminya, krn tidak ada uang sepeserpun, saya sudah transfer dia minta 500rb untuk biaya tahlilan.
.
Lalu krn dia merasa banyaknya yg meminta nomor rekening dia minta apakah bisa nitip nomor rekening dia di FB, saya bingung krn saya gak pernah melakukan penggalangan dana kecuali dulu ada postingan titipan Rian Sutarsa itu pun tetep dana yg di hasilkan bukan dari penggalangan dana (dana pribadi).
.
Karena entah kasihan atau saya yg bego, saya akhirnya memposting nomor rekening YBS. Beberapa jam kemudian saya menemukan bukti bukti dari orang lain kejanggalan YBS ini, akhirnya saya telusuri, saat itu saya memutuskan untuk mendelete nomor rekening ybs di FB saya, krn saya sudah berkomunikasi dengan teman korban yaitu Bsm Ctudio WaRoengbambue bahwa indikasi orang ini bukan istrinya, krn foto yg dikirim kok beda mukanya.
.
Saya udah mulai khawatir. Dan ternyata skrng FB dia menghilang. Tolong kepada siapapun jangan mengirim apapun ke nomor rekening atas nama FERENIKA, krn orang ini sedang dalam pengejaran, lusa saya akan ke kantor polisi, barusan sudah di tlp ke BRI untuk pemblokiran namun tetep butuh proses (saya kurang tau prosesnya berapa lama).
.
Mohon maaf sebesar besarnya jika terjadi kekeliruan ataupun kesalahan yg telah saya lakukan dlm hal ini. Sekian dulu klw ada hal yg mau saya tambahkan nnti akan saya tambahin disini."

(Facebook)
(Facebook)
(Facebook)

Eris Riswandi telah melaporkan Feranika ini ke pihak kepolisian. (TribunStyle.com/Archieva Prisyta)

(Facebook/Eris Toyger Landia)
Sumber: TribunStyle.com
Tags:
FacebookTribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved