Duh! Berharap Miliki Kemaluan Panjang Dengan Jalan Operasi, Pria Ini Malah Tewas!

Hasrat tak masuk akal para pria untuk meningkatkan "kejantanannya" dengan cara operasi atau pengobatan alternatif tak pernah surut dari masa ke masa.

Duh! Berharap Miliki Kemaluan Panjang Dengan Jalan Operasi, Pria Ini Malah Tewas!
Kompas.com
Operasi Plastik 

TRIBUNSTYLE.COM - Hasrat tak masuk akal para pria untuk meningkatkan "kejantanannya" dengan cara operasi atau pengobatan alternatif tak pernah surut dari masa ke masa.

Walau banyak kasus yang berakhir kegagalan, banyak pria tak jera. Yang terbaru, operasi yang dilakukan seorang pria di Swedia berakhir fatal.

Seorang pria berusia 30 tahun di Stockholm berambisi untuk meningkatkan ketebalan dan panjang alat kelaminnya menggunakan proses transfer lemak dari perut dipindahkan ke penis nya.

Tanggapi Fenomena Operasi Plastik di Korea, Perumpamaan yang Dibuat Arda Naff Ini Bikin Ngakak!

 Pria itu adalah satu dari 8.400 pria di seluruh dunia yang berusaha meningkatkan ketebalannya setiap tahun (statistik dalam waktu lama tidak tersedia karena sering dilakukan pada saat bersamaan, seperti dalam kasus ini, walaupun banyak dokter merekomendasikan untuk tidak melakukannya).

Deskripsi kasus yang dimuat dalam Journal of Forensic Sciences itu menjelaskan bahwa dokter bedah telah menyelesaikan tindakan operasi pemanjangan dan mulai melakukan pembesaran, dengan penyuntikan dua ons cairan dari sel lemak pasien.

Namun tiba-tiba terjadi hal yang tidak beres.

Lemak bocor ke pembuluh darahnya dan mengalir ke paru-parunya, yang mengakibatkan emboli paru-paru serta membuat pembuluh darahnya pecah.

Pasien, yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung, akhirnya mengalami serangan jantung di meja operasi.

Meski ada upaya dari dokter untuk melakukan (CPR) atau upaya pengembalian fungsi pernafasan dan fungsi sirkulasi, pria tersebut meninggal dua jam kemudian.

Kesimpulan dari studi tersebut mengatakan, "Ini adalah penjelasan kasus pertama, di mana prosedur pembesaran kemaluan yang tampaknya sederhana dan aman dengan transfer lemak dapat  menyebabkan kematian mendadak pada seorang pemuda yang sehat."

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Melia Istighfaroh
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved