Foto Selfie Monyet Cagar Alam Tangkoko Sulawesi Kembali Jadi Perdebatan di Amerika, Ini Alasannya
Tribunstyle.com kutip dari Channel News Asia pengadilan di Amerika Serikat menerima banding dan mendengar argumen PETA soal hak cipta.
Penulis: Verlandy Donny Fermansah
Editor: Desi Kris
TRIBUNSTYLE.COM - Foto selfie monyet ini kembali jadi perdebatan di Amerika Serikat.
Hak cipta foto monyet bernama Naruto asal cagar alam Tangkoko Sulawesi ini diperjuangkan oleh kelompok advokasi hewan People for the Ethucal Treatment of Animals (PETA) di pengadilan Amerika Serikat.
Seperti Tribunstyle.com kutip dari Channel News Asia, Kamis (13/7/2017), pengadilan di Amerika Serikat menerima banding dan mendengar argumen PETA soal hak cipta foto selfie Naruto.
Foto tersebut tercipta bermula ketika fotografer David Slater berkunjung ke cagar alam Tangkoko di Sulawesi, Indonesia.
• Pria Ini Selfie dengan Pacarnya yang Berkepala Dua Jadi Viral, Begini Penjelasannya!
Saat itu Slater sedang bermain dengan Naruto, tiba-tiba sang monyet memegang kamera dan tercipta gambar seperti layaknya foto selfie tersebut.
Slater mengatakan bahwa hak cipta foto tersebut milik dirinya dan perusahaannya, Wildlife Personalities.
Pengadilan telah memutuskan bahwa Slater dan Wildlife Personalities sebagai pemilik hak cipta foto tersebut pada 2015.
Tetapi kini PETA mengajukan banding atas putusan kasus tahun 2015 tersebut.
PETA tetap beralasan bahwa hak cipta dari foto tersebut adalah milik sang monyet, Naruto.
"Tidak ada dalam Undang-Undang Hak Cipta yang membatasi kepemilikan berdasarkan spesies,"
"dan PETA meminta penafsiran bahwa monyet dapat menciptakan karya orisinil." ujar pengacara PETA, Jeffrey Kerr.
(Tribunstyle.com/Verlandy Donny Fermansah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/monyet-naruto_20170713_145038.jpg)