6 Kasus Arogansi Pejabat dan Keluarganya Paling Bikin Geram, Termasuk Anak Jenderal Bentak Polwan

Di era feodal, pejabat atau priyayi memang dianggap memiliki kedudukan lebih tinggi daripada rakyat.

6 Kasus Arogansi Pejabat dan Keluarganya Paling Bikin Geram, Termasuk Anak Jenderal Bentak Polwan
YouTube
istri pejabat menampar di bandara 

4. Balada Jas Pak Dirjen

Pada pertengahan 2016, Dirjen HAM, Mualimin Abdi melayangkan gugatan ke Budi Imam, pemilik Fresh Laundry.

Dia merasa dirugikan karena jasnya berkerut dan tidak licin.

Menurut pengakuan pemilik laundry, sesuai dengan kebijakan bahwa bila ditemukan kerusakan akibat laundry maka akan diberikan ganti rugi sebesar 350 ribu atau 10 x tarif cuci.

Namun Pak Dirjen tidak berkenan dan memilih untuk membawa ke meja hijau dengan tuntutan 10 juta kerugian materi dan 200 juta kerugian imaterial.

3. Kemarahan Bupati

Pada 2013, Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto mengancam akan mengerahkan massa untuk berdemo.

Ini karena DPRD meminta Kapolres untuk menindak tegas Bupati yang touring dan mengunjungi warga tanpa memakai helm.

“Saya tidak memakai helm karena saya menyapa masyarakat saya. Saya mengendarai motor di pedesaan, bukan di perkotaan. Masa begitu saja dikomentari,” katanya.

2. Penamparan pejabat

undefined
Azlaini Agus.

Penamparan pejabat kepada petugas bandara juga pernah terjadi di Bandara Internasional Sultan Syaraif Qasim II Pekanbaru.

Wakil ketua Ombudsman, Azlaini Agus memarahi dan menampar salah seorang petugas PT Angkasa Pura bernama Yana Novita.

Permasalahannya karena penerbangan mengalami keterlambatan.

Ia tak bisa menahan emosi ketika diminta menunggu bus untuk ke pesawat selama 20 menit.

Menurut penuturan Azlaini, apa yang dilakukannya saat itu adalah cerminan dari sikap tegasnya yang tanpa kompromi dan kukuh bahwa dia hanya marah, menunjuk, dan tak sadar menyentuh pipi petugas.

Dia juga membantah telah menampar.

Dalam konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2013), Azlaini mengatakan pada saat kejadian dirinya hanya menegur dan menunjuk seorang petugas bandara karena tidak bisa menjelaskan terkait keterlambatan jadwal penerbangan.

Ia mengakui pada saat menunjuk, jarinya secara tidak sengaja sempat menyentuh pipi si petugas bandara tersebut.

"Saya tidak menampar, saat saya tunjuk tidak sengaja terkena pipinya," katanya seperti dikutip tribunnews.com.

1. Istri Jenderal Tampar Petugas Bandara

undefined
Beredar paspor yang disebut sebagai milik pelaku penamparan terhadap Petugas Bandara Sam Ratulangi.

Aksi ibu-ibu main tampar petugas Bandara Sam Ratulangi Manado, jadi viral.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun mengecam aksi itu lewat statusnya di media sosial.

Publik pun ikut berang, apalagi dengan kabar bahwa ibu-ibu itu ternyata seorang istri jenderal atau pejabat.

Ternyata pelaku adalaj istri dari seorang polisi berpangkat Brigadir Jenderal.

Suaminya bertugas di Lemhanas Jakarta.

Di Twitter, informasi ini santer dibagikan oleh netizen.

Kabar menyebut, wanita itu adalah istri dari Brigjen S.

Lebih memprihatinkan, di situs resmi Lemhanas RI, Brigjen S bekerja di bidang pendidikan.

Di sejumlah portal berita Indonesia, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Polisi Setyo Wasisto, membenarkan soal informasi ini.

“Benar itu memang istri dari Pak Sumampouw yang kini tengah berdinas di Lemhanas,” kata Setyo, dikutip dari situs Rappler.

Selain kabar ini, di media sosial juga beredar foto paspor pelaku.

Dalam paspor disebutkan, pelaku bernama Joice Onsay Warouw.

Dia lahir di Treman, Minahasa Utara, pada 20 Januari 1971. (Grid.id/Hery Prasetyo)

Berita ini telah dimuat di Grid.id pada Kamis, 6 Juli 2017 18:45 WIB dengan judul Pejabat Itu Pelayan atau Juragan Rakyat? Ini Sederet Arogansi Pejabat atau Keluarganya di Tengah Rakyat  (*)

Ikuti kami di
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved