Karyanya Banyak Diapresiasi, Tulus Ceritakan Perjalanannya di Dunia Musik
Album ketiga bertajuk Monokrom inilah yang dia persembahkan kepada semua yang telah mengapresiasi karyanya.
Penulis: Ninda Iswara
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Kiprah Tulus didunia musik sudah tidak perlu diragukan lagi.
Banyak karya yang sudah dilahirkan dari tangan dinginnya.
Tak hanya itu, karya-karya yang dilahirkannya pun banyak mendapat apresiasi dari para penikmat musik.
• Berkolaborasi dengan Kelompok Seniman Teater Boneka Yogyakarta, Tulus Rilis Video Musik Manusia Kuat
Suara merdu dengan lagu-lagu penuh makna sanggup membius telinga para pendengar.
Piala dari berbagai jenis penghargaan pun telah diraihnya.
Rasa syukur pun tak henti diucapkannya atas apresiasi para penikmat musik pada karya-karyanya.
Mendapat banyak penghargaan, Tulus pun menceritakan perjalanan karirnya didunia musik.
Album pertama berjudul Tulus dilahirkannya ditahun 2011.
Awalnya penyanyi berusia 29 tahun ini bermimpi ingin membuat lagu sendiri dan direkam.
• Ikuti Perayaan Hari Musik Nasional di Istana Negara, Tulus: Presiden Jokowi itu Kocak!
Namun ternyata mimpinya tersebut justru berbuah.
Tak hanya para penggemar, Tulus juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim yang sudah membantunya hingga menjadi seperti ini.
Album ketiga bertajuk Monokrom inilah yang dia persembahkan kepada semua yang telah mengapresiasi karyanya.
Melalui Monokrom, Tulus berterima kasih kepada semua yang sudah membantu mewujudkan mimpinya.
"Nama saya Tulus, saya menulis dan menyanyikan lagu. Akhir 2011 lalu, saya punya album perdana, dan merasa sudah mewujudkan mimpi yang sudah ada sejak saya kecil. Mimpi ingin punya lagu bikinan sendiri yang direkam. Tapi kemudian, ternyata mimpi itu tumbuh beranting, berdaun, dan berbuah.
•
Salah satu buah termanis dari mimpi saya adalah apresiasi. Mustahil rasanya bisa lahir album kedua, dan sekarang ketiga kalau tanpa apresiasi. Saya sangat bersyukur dengan tim yang terbentuk, dan transformasi mimpi seorang, menjadi mimpi sekelompok orang.
•
Tentang lemari piala-piala di rumah. Saya hanya ingin menyampaikan, tidak ada satu pun piala yang saya dapat, tanpa andil, doa, dukungan, dan apresiasi teman-teman semua. Album Monokrom adalah cara saya berterima kasih untuk apresiasi yang teman-teman berikan terhadap perjalanan musik ini. Terima kasih sudah begitu baik memupuk pohon mimpi saya, agar tumbuh teduh dan berbuah. Sulit melukiskan betapa pentingnya peran kalian semua. Dengarkan lagu Monokrom, semoga itu cukup menggambarkan. Kita jalan terus ya."
Membaca curahan hati dari seorang Tulus, para netizen pun ikut mengungkapkan rasa bangga mereka.
@clarafrida_ : "So proud of you, Tulus!"
@yantinoiiiiiii : "Selain berprestasi anda juga cukup banyak menginspirasi.. lagu #monokrom yg sangat luas artinya, untuk sahabat, keluarga atau seseorang lainnya. Sukses terus @tulusm."
@iam_rinaarmalik : "Proud of bang @tulusm."
@ginaraaa : "Suka sama semua lagunya bang tulus. Terus berkarya ya bang. Ahh suka deh pokonya sama lagu bang @tulusm."(Tribunstyle.com/Ninda Iswara)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/tulus_20170525_120725.jpg)