Ternyata Bentuk Tubuh Perempuan Bisa Memengaruhi Risiko Kanker Payudara, Hati-hati, Ladies!
Dalam penelitian ini, para ahli menguji darah dan jaringan dari 72 perempuan yang memiliki berat badan (BMI) sehat.
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Cecylia Rura Patulak
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Ladies, apakah kamu memiliki bentu tubuh yang berisi atau cenderung gendut?
Beruntunglah kamu karena perempuan dengan tubuh berisi memiliki risiko lebih kecil untuk mengalami kanker payudara.
Sebuat penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukkan hal tersebut.
Dalam penelitian ini, para ahli menguji darah dan jaringan dari 72 perempuan yang memiliki berat badan (BMI) sehat.
Mereka menemukan kalau 40 persen dari mereka memiliki level dari inflamasi di jaringan tubuh mereka.
• 4 Cara Agar Tak Terkena Kanker Mulut Rahim yang Menakutkan Seperti Diderita Jupe
Banyak wanita ramping memiliki sel lemak yang lebih besar di payudara mereka.
Hal ini membuat mereka lebih mudah terkena peradangan dan menyebabkan kanker saat tubuh mereka membesar.
Penelitian di Weill Cornell Medicine and Memorial Sloan Kettering Cancer Center ini perlu juga memperyimbangkan obesitas yang mungkin terjadi pada para perempuan.
Dan jika bisa mengidentifikasi penyebab membesarnya jaringan lemak di payudara wanita ini, para peneliti percaya kalau mereka bisa mengurangi kemungkinan munculnya kanker payudara.
Perempuan dengan BMI normal akan meningkatkan jaringan lemak mereka yang menyebabkan semakin meningkatnya kemungkinan peradangan.
Pembesaran adiposa (lemak) dapat melepaskan zat ke dalam jaringan lemak dan darah.
Dan hal ini akan membuat sel-sel darah putih yang disebut dengan makrofag menyebabkan peradangan.
Makrofag yang menyelimuti adiposit sekarat membentuk struktur mahkota seperti yang mencerminkan peradangan.
Selain itu, secara khusus, para peneliti menemukan bahwa peradangan payudara dikaitkan dengan ketinggian enzim aromatase.
Aromatase membantu membuat estrogen, yang dapat mendorong pertumbuhan beberapa tumor payudara hormon-sensitif.
Well, ladies, mungkin kali ini kamu perlu memperhatikan perubahan yang terjadi pada tubuhmu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-gemuk_20170406_131924.jpg)