Breaking News:

Benarkah Alasan Uus Minta Maaf Melalui MUI, Hanya untuk Perbaiki Karirnya?

Sejak dinilai menghina ulama lewat akun media sosial Twitter, Uus dikabarkan tak lagi menjadi pemandu sejumlah acara.

Editor: Desi Kris
Instagram/uus__
Uus 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNSTYLE.COM - Sejak dinilai menghina ulama lewat akun media sosial Twitter, Uus dikabarkan tak lagi menjadi pemandu sejumlah acara.

Karirnya seakan mandek sejenak.

Selang satu bulan setelah kasus tersebut, Kamis (2/3/2017), Uus menyambangi gedung Majelis Ulama Indonesia untuk meminta maaf kepada umat Islam.

Mungkinkah langkah Uus adalah untuk memperbaiki karirnya?

Baca: Ternyata Ini Alasan Uus yang Akhirnya Memutuskan Minta Maaf kepada Umat Islam di MUI

"Oh enggak (berniat menaikkan karir). Job mah alhamdulilah masih ada tapi nggak sebanyak kemarin. Cicilan juga nggak banyak jadi memang nggak pusing mikirinnya. Naik (Karirnya) atau enggak mah, dari awal karir nggak pernah mikirin," ucap Uus saat dihubungi wartawan, Kamis (2/3/2017).

Uus menuturkan, ia sempat kapok menjadi publik figur karena kasus ini. Saat ditanya soal dipecatnya ia dari suatu program acara, Uus menjawab santai.

"(Balik lagi atau tidak ke) OVJ juga nggak tahu. Kan gue bilang (datang ke MUI) ini mah inisiatif gue saja untuk menahan berita fitnah. Kerjaan balik lagi atau enggak, apa yang gue lakukan buat kebaikan. Jadi nggak ada penyesalan," pungkas Uus.

Sebelumnya, pada pertengahan Januari 2017 lalu, Uus mengguncang jagad Twitter dengan kicauan tentang Ulama sekaligus Ketua Umum FPI, Habib Rizieq.

Uus menyindir lewat tulisan dalam mengomentari poster yang bertuliskan 'Sehelai rambut Habib Rizieq jatuh, bukan berurusan dengan FPI, tapi dengan umat Islam’. Uus mengomentarinya dengan nada setengah bercanda, bahwa sang Habib sepertinya perlu shampoo baru agar rambutnya tak jatuh.

Netizen sontak semakin geram setelah Uus menyebut bahwa Habib Rizieq bukan ulama. Ia juga menyebut bahwa ternyata ada Ulama yang gadung(an), bukan terminal bus saja yang (Pulo) Gadung.

Uus juga menyebut dirinya sendiri sebagai Islam green tea, yang mengandung radikal bebas.

Hujatan dan kritik netizen dihadapi Uus dengan santai, ia tak lantas menghapus cuitannya itu meski ratusan komentar masuk ke akun Twitternya.

Ia balik menyindir netizen yang ramai menghujatnya dengan menyebut bahwa seharusnya ada DPDO, Departemen Pengurus Dosa Orang.

Tudingan netizen yang menganggapnya beragama Syiah, justru dikomentari dengan bercanda.

“Iya gue Syiah, yang nyanyi Chandelier,” tulis Uus, ubahan dari nama penyanyi Sia, pemilik tembang Chandelier.

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
UusTribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved