Millennial Hidup di Dunia 'Berisik', Ternyata Ini Manfaat Jika Kamu Memilih Menjadi Diam
Ketenangan bisa sangat membantu diri kita untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental.
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Delta Lidina Putri
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Guys, apakah kamu ingat kapanterakhir kali kamu mendengarkan suara angin dalam keheningan?
Kita hidup di dunia yang berisik dengan berbagai suara, seperti TV, smartphone, kendaraan bermotor hingga mesin pabrik.
Ketenangan dan kedamaian sering kali hilang lantaran banyaknya telpon dan pesan di sosial media yang lalu lalang.
Padahal keheningan dan kesendirian memberi kita ruang untuk berpikir, bertindak, dan bermain "mengejar" dengan pikiran kita.
Ketenangan bisa sangat membantu diri kita untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental.
Nah, sembari melewati akhir minggu, sudah saatnya kita mengistirahatkan telinga dan hati kita dari bisingnya dunia.
Baca: Bukan Soal Rumah atau Mobil, Rupanya Ini yang Jadi Prioritas Generasi Milenial
Dilansir medicaldaily.com, berikut 5 manfaat dari menjadi diam:
1. Meningkatkan daya ingat
Pergi berjalan-jalan di taman saja dapat menyebabkan pertumbuhan otak di hippocampus, yang mengarah ke memori yang lebih baik.
Sebuah studi 2011 yang diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences menemukan orang dewasa yang berjalan selama 40 menit tiga kali seminggu selama satu tahun memiliki pertumbuhan otak di hippocampus.
Membenamkan diri di alam membantu otak untuk fokus dan memiliki konsolidasi memori yang lebih baik.
2. Merangsang pertimbuhan otak
Duduk dalam diam juga bisa meningkatkan pertumbuhan sel-sel baru.
Sebuah studi 2013 yang diterbitkan dalam jurnal Brain Structure dan Fungsion menemukan setidaknya dua jam dari diam bisa membuat sel-sel baru di wilayah hippocampus.
Ini sangat penting karena hippocampus terkait dengan kemampuan kita untuk belajar, mengingat hal-hal, dan bahkan emosi kita.
3. Mengurangi stress
Kebisingan memiliki efek fisik pada otak, yang dapat menyebabkan peningkatan kadar hormon stres.
Hal ini terjadi ketika gelombang suara mencapai otak sebagai sinyal-sinyal listrik melalui telinga.
Kemudian sinyal-sinyal ini menyebabkan reaksi pada tubuh yang terkait dnegan emosi dan pelepasan hormon stres.
Dalam sebuat studi di Herat menemukan ketenangan dapat menghilangkan tekanan di otak dan tubuh meski hanya dalam dua menit.
Para peneliti menemukan kalau lebih baik suara hening ketimbang mendengarkan musik "membuat santai".
4. Melawan insomnia
Menghabiskan beberapa menit sehari dalam keheningan dapat menyebabkan peningkatan kualitas tidur, terutama untuk penderita insomnia.
Sebuah studi di JAMA Internal Medicine 2015 menemukan orang dewasa yang lebih tua yang mengalami kesulitan tidur melakukan meditasi kesadaran.
Meditasi mindfulness berfokus pada pernapasan dan kemudian membawa perhatian pikiran untuk tidak berpikir tentang masa lalu atau masa depan.
Terapi ini membantu untuk memecahkan kereta pikiran sehari-hari yang kemudian bermanfaat untuk respon relaksasi.
5. Meningkatkan sensitifitas
Secara tersembunyi ternyata menjadi diam dapat meningkatkan kemampuan membaca, menulis dan kontak mata.
Berbagai penelitian teknik meditasi vipassana menemukan bahwa dengan diam dapat meningkatkan kepekaan pada bagian lainnya.
Teknik ini dimulai dengan pernapasan, yang kemudian ditransfer ke pemandangan, suara, sensasi, pikiran, niat, dan emosi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/gunung_20170225_145112.jpg)