Parah! Para Gelandangan Ini Mengemis di Pinggir Jalan, tapi Lihat Kendaraan yang Mereka Gunakan!
Belakangan, masyarakat di Cambridge, Inggris dibuat heboh dengan kemunculan sekelompok pengemis yang ternyata mereka...
Penulis: Anggraini Wulan Prasasti
Editor: Indan Kurnia Efendi
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Anggraini Wulan Prasasti
TRIBUNSTYLE.COM - Di Indonesia, sempat heboh kasus pengemis yang dipekerjakan oleh sekelompok orang.
Para pengemis ini akan diantar ke lokasi mengemis menggunakan mobil.
Setelah selesai, mereka akan dijemput kembali dan pulang ke tempat tinggal bersama.
Baca: Gelandangan Ini Tak Mengemis atau Meminta Belas Kasihan, Tapi Duduk Memegang Kertas, Ternyata . . .
Kejadian ini ternyata tak hanya terjadi di tanah air.
Tapi, ini juga terjadi di luar negeri.
Belakangan, masyarakat di Cambridge, Inggris dibuat heboh dengan kemunculan sekelompok pengemis.
Beberapa dari mereka tampak mengalami cacat secara fisik.
Ada yang mengenakan tongkat, ada pula yang tampak tak memiliki lengan.
Mereka berjalan menyebar ke pusat kota untuk mengemis.
Namun, bukan hal ini yang membuat publik geram.
Banyak saksi melihat kedatangan para pengemis ini.
Tak tanggung-tanggung, mereka datang menggunakan sebuah mobil yang cukup bagus yaitu SatNav.
Mobil tersebut adalah produksi negara Rumania.
Menurut saksi mata, mereka datang dan membayar parkir pukul 9 pagi hingga 6 sore.
Jangka waktu tersebut adalah jangka waktu maksimal parkir mobil.
Saat seorang mencoba menghampiri satu pria di antaranya, ia berkata, "Aku dari Italia, aku tak bisa Bahasa Inggris," melansir MailOnline.
Seorang perempuan bernama Lisa Jay juga memberikan kesaksian mengenai aksi ini.
"Aku melihat seorang pria yang memakai tongkat meminta padaku.
Aku sebelumnya sudah berkata saat keluar dari supermarket bahwa aku tak punya kembalian.'
Ternyata setelah Lisa meninggalkan supermarket, pria tersebut berbicara menggunakan Bahasa Inggris.
"Mereka menargetkan anak-anak sekolah yang memiliki uang kecil.
Mereka meminta anak-anak, seakan mereka adalah mangsa."
Ternyata seorang saksi lainnya, Asma Begum, telah melihat mereka keluar dari mobil di hari-hari sebelumnya.
Orang-orang pun mulai curiga sebenarnya orang-orang ini tidaklah cacat.
Seorang pria malah terlihat menggunakan tongkat untuk anak-anak.
"Mereka sepertinga bukan gelandangan."
Aksi semacam ini sudah disadari oleh Dewan Kota Cambridge.
Mereka tengah menyelidiki kasus semacam pengemis yang sudah dianggap kriminal ini.
Dewan menghimbau orang-orang agar mendonasikan uang mereka ke lembaga sosial yang sah.
Wah, pengemis palsu tak cuma ada di Indonesia ya.
Di luar negeri bahkan lebih parah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/pengemis-yang-dianggap-menipu_20170220_203307.jpg)