Breaking News:

Gara-gara Dikasih Harga Kemahalan Rp 5 Ribu, Pria Ini Tega Sabet Leher Penjual Mie

Setelah menyantap 3 mangkuk mie, pria 22 tahun yang seorang pekerja migran ini mengklaim bahwa pemilik toko tersebut memberi harga kemahalan!

Penulis: Dimas Setiawan Hutomo
Editor: Indan Kurnia Efendi
Shanghaiist
Toko mie tempat kejadian 

Laporan Wartawan TribunStyle.com, Dimas Setiawan Hutomo

TRIBUNSTYLE.COM - Seorang pria mengklaim bahwa ia diberi harga lebih mahal beberapa ribu rupiah atas pembelian mie.

Pelanggan tersebut akhirnya marah-marah kepada pemilik toko mie tersebut dan pertengkaran tersebut diakhir dengan kepala pemilik toko dipotong.

Insiden ini terjadi pada Sabtu di Wuhan, ibu kota provinsi Hubei, Tiongkok.

Baca: Memalukan! 2 ABG Duduk Pangkuan di Kereta, Saat Ditegur Petugas, Celana Si Cowok Basah

Setelah menyantap tiga mangkuk mie, pria 22 tahun yang seorang pekerja migran dengan nama keluarga Hu mengklaim bahwa pemilik toko tersebut memberi harga berlebih yaitu dua ribu rupiah permangkuknya.

Pemilik toko dilaporkan menolak keberatan dari pelangganya tersebut, yang membuat situasi memanas dan akhirnya pria tersebut memotong kepala pemilik toko yang berusia 42 tahun dengan pisau, dan membuangnya ke dalam tempat sampah.

Polisi telah menangkap pelaku yang berasal dari provinsi Sichuan.

Ia dilaporkan memiliki sejarah kelainan jiwa dan kekerasan, ia menghabiskan setengah tahun di sebuah rumah sakit mental.

Sepupu Hu mengatakan bahwa Hu sering membuat keluarganya takut dengan kekerasannya, bahkan ia sering memukuli orang tanya.

"Aku tidak pernah mengajarkan anakku dengan baik, aku minta maaf," ungkap ibu Hu kepada reporter lokal.

Hu memenggal kepala pemilik toko mie
Hu memenggal kepala pemilik toko mie (Shanghaiist)

Pemilik toko yang hidup dengan anaknya yang berusia 13 tahun mengalami perceraian dengan istrinya lima tahun lalu.

Seorang temannya menyatakan bahwa pemilik toko tersebut sebagai pria yang jujur dan tidak pernah melebihkan bayaran seorang pelanggan.

Polisi telah memperingatkan kepada pengguna web untuk tidak membagikan video dan foto mengerikan dari kasus ini yang mana telah menyebar di media sosial di Tiongkok.(*)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
TiongkokTribunStyle.com
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved