Breaking News:

Waduh, Gaji Kecil Ternyata Bisa Meningkatkan Kemungkinan Terkena Mati Muda

Karena gaji yang kurang berimbang dengan kebutuhan, banyak dari kita mengambil lembur atau mengambil sidejob.

Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Diah Ana Pratiwi
menshealth.com
Stres Kerja 

Laporan Wartawan TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi

TRIBUNSTYLE.COM - Ketika bekerja pada sebuah institusi atau perusahaan, gaji menjadi salah satu bahan pertimbangan.

Sebagian dari kita beruntung dengan mendapat pekerjaan dengan tawaran gaji tinggi.

Namun tidak bagi sebagian yang lain.

Karena gaji yang kurang berimbang dengan kebutuhan, banyak dari kita mengambil lembur atau mengambil sidejob.

Baca: Negara Ini Berlakukan Undang-Undang Bagi Kakek Nenek, Mereka Bakal Digaji Untuk Mengasuh Cucunya

Namun sebelum kita melakukannya, yuk simak penjelasan singkat berikut ini.

Ternyata menurut pakar kesehatan, gaji yang minim membuat sesoorang lebih beresiko terkena kematian dini.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Lausanne University, Swiss, menunjukkan dampak kondisi ekonomi dengan kesehatan seseorang.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Silvia Stringhini ini mengamati kehidupan 1,7 juta orang dewasa yang berasal dari tujuh negara maju.

Silvia mengkaitkan dengan beebrapa faktor lain danya penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, konsumsi alkohol, berat badan atau obesitas, hingga kebiasaan seseorang untuk aktif melakukan latihan fisik atau tidak.

Dari penelitian ini diketahui ng dewasa yang cenderung memiliki gaji yang kecil, akan menurunkan harapan hidupnya hingga 2,1 tahun.

Kenampakan ini ternyata hampir sama dengan mereka yang jarang bergerak.

Mereka memiliki angka harapan hidupnya menurun hingga 2,4 tahun.

Sedangkan orang yang mengalami obesitas ternyata hanya menurunkan harapan hidupnya di angka 0,7 tahun.

Sedangkan kebiasaan menegak alkohol akan menurunkan harapan hidup seorang hingga 0,5 tahun.

Dari penelitian tersebut juga ditemukan bahwa 40 persen pria dan lebih dari 25 persen wanita hidup dalam ekonomi rendah.

Mereka dikhawatirkan memiliki kemungkinan 46 persen lebih kecil untuk hidup hingga 85 persen.

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
SwissTribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved