Breaking News:

Tahun 2017, Millennial Akan Menjadi Pecandu Sosial Media Terbesar, Ini Alasannya

Kehadiran dunia maya apalagi media sosial telah mengambil separuh kehidupan nyata manusia saat ini. Ini alasan sosmed begitu digemari

Tayang:
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Lilis Maryati
Ist
Aplikasi Instagram. 

Laporan Wartawan TribunStyle.com, Rifan Aditya

TRIBUNSTYLE.COM - Tahun baru 2017 jika diibaratkan garis finis itu kita tinggal menungg tikungan terakhir saja.

Setidaknya kurang dari 48 jam kita akan masuk ke tahun baru 2017.

Tahun baru untuk dua dunia tentu saja.

Dunia nyata dengan kalender masehi serta tahun baru untuk dunia maya.

Kehadiran dunia maya apalagi media sosial telah mengambil separuh kehidupan nyata manusia saat ini.

Dan itu akan menjadi semakin besar untuk tahun depan.

Mengapa bisa demikian? TribunStyle.com punya alasannya yang dilansir dari WittyFeed.

1. Facebook memiliki sejumlah perubahan besar dalam 2017

Facebook
Facebook/wittyfeed

Facebook telah membawa fitur interaktif dari live video streaming dan konten 360.

Ada juga penekanan besar pada Messenger dan penanaman AI (Artificial intelligence).

Selain itu Workplace menjadi terobosan lain bersama Facebook.

Ini telah memfasilitasi komunikasi internal dalam organisasi dan telah memberikan persaingan ketat untuk kompetitor seperti Slack.

Snopes/wittyfeed.com
Snopes/wittyfeed.com

Dalam rangka untuk mencegah penyebaran berita palsu, Facebook bermitra dengan Snopes.

Facebook ingin para penggunanya untuk menyadari berita palsu.

Snopes akan membantu Facebook mengidentifikasi dan untuk mengingatkan mereka sebelum mereka berbagi.

Sementara dengan munculnya aplikasi chating yang tak terhitung, Facebook ingin Messenger menjadi yang terbaik.

Facebook ingin menggabungkan permainan, belanja, pembayaran dan komunikasi tanpa hambatan, bagi penggunanya.

Sebuah video grup layar enam chat telah dilaksanakan sehingga pengguna hampir dapat menikmati dengan teman-teman mereka.

Juga, beberapa filter dari jenis yang disediakan oleh Snapchat, telah ditambahkan.

Facebook juga telah menguji sendiri asisten pribadinya, ChatBot.

Facebook berharap untuk mengubah komentar menjadi Messenger seperti chat grup, untuk posting yang mengalami diskusi panjang.

Pada tahun 2017, masing-masing dari kita akan dapat membuat sendiri Live 360 video, yang mana telah diuji oleh National Geographic.

Juga, fitur Live Audio memungkinkan kita untuk menyiarkan rekaman suara dan pasca audio hanya konten pada feed berita.

Perusahaan seperti BBC World Service dan HarperCollins telah bekerja sama untuk eksperimen tersebut.

2. Instagram juga menciptakan buzz setiap saat dan dengan fitur inovatif.

Instagram/wittyfeed.com
Instagram/wittyfeed.com

Pada saat rilis, fokus utamanya adalah berbagi foto, tapi sekarang, mengikuti jejak perusahaan induknya, Instagram terlibat sendiri dalam pembaruan semua fitur.

Mulai dari live video ke konten dan Instasnaps (terinspirasi oleh Snapchat).

Inovasi Instagram/wittyfeed.com
Inovasi Instagram/wittyfeed.com

Menghilang live video dan menambahkan link dan mention add-ons untuk semua Instagrammers.

Sama seperti Snapchat, Instagram juga memungkinkan penggunanya untuk menambahkan stiker di atas foto dan video.

3. Snapchat telah berubah nama menjadi Snap Inc, dan jelas ingin mengambil langkah luas di arena tersebut.

Snapchat /wittyfeed.com
Snapchat /wittyfeed.com

Snapchat telah menghasilkan perangkat yang dapat dikenakan sendiri dan telah bermitra dengan perusahaan untuk menghasilkan konten seperti acara TV.

Beberapa inovasi dengan Snapchat, Spectacles, Group Chat dan Removal of Stories Autoplay.

4. Twitter adalah salah satu untuk media yang memberikan pemberitahuan breaking news.

Twitter/wittyfeed.com
Twitter/wittyfeed.com

Tahun ini saja, Twitter telah mengubah kategori di Apple Store, dari jejaring sosial untuk berita.

Twitter adalah melihat ke depan untuk menggabungkan Live Streaming, dengan menggunakan software Periscope.

Hal ini juga mulai mengintegrasikan hasil pencarian dengan relevansi sehingga pengguna mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan cepat.

Dengan demikian, meningkatkan keterlibatan tersebut.

Yang lebih penting lagi adalah semua pembaruan fitur dalam media sosial tersebut pasti langsung diketahui oleh anak millennial.

Jadi, kemungkinan besar generasi millennial yang seblumnya tidak terjamah sosial media tertentu menjadi ikut memakai dan yang sudah memakai menjadi semakin ketagihan.

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
InstagramTwitterFacebook
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved