Hukum Dua Turis dengan Cara Begini di Gili Trawangan Jadi Perbincangan Media Luar Negeri
Berita ini mulai merebak setelah dua foto bule mengenakan papan tulisan dari karton di lehernya tersebar di media sosial.
Penulis: Suut Amdani
Editor: Suut Amdani
Laporan wartawan TribunStyle.com, Suut Amdani
TRIBUNSTYEL.COM - Media internasional hangat memperbincangkan kejadian di Gili Trawangan.
Berita ini mulai merebak setelah dua foto bule mengenakan papan tulisan dari karton di lehernya tersebar di media sosial.
Media luar negeri The Guardian menayangkan sebuah artikel tentang aksi itu.
Artikel itu diunggah pada 17 Desember 2016 kemarin.
Judulnya, Australian 'thieves' paraded with signs on Indonesian streets.
Media itu menyebut, kedua orang ini berkebangsaan Australia.
Mereka berjalan diarak petugas keamanan lokal setempat.
Kedua orang ini mengenakan tanda yang digantungkan di leher.
Mereka diarak untuk keluar dari pulau indah yang memiliki panjang 3 km dan lebar 2 km.
Terbuat dari kertas karton betulis “I AM THIEVE. DON’T DO WHAT I DID...!!!”
Pesan itu ditujukan sebagai peringata kepada orang lain untuk tidak melakukan hal serupa.

Unggahan media TheGuardian Australia.
Mereka telah dituduh mencuri sepeda.
Kejadian itu terungkap dalam sebuah kamera CCTV.
Menurut The Guardian, seorang warga mengatakan ini bukan kejadian pertama kali.
Ini merupakan hukum adat yang disepakati masyarakat di Gili Trawangan.
Mereka mempermalukan orang yang melakukan pencurian dengan cara hukum sosial seperti itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/gili-trawangan_20161221_211107.jpg)
