10 Tradisi Unik Perayaan Natal di Dunia, Dari yang Pakai Pohon Pisang Hingga Pecahin Piring
Tak hanya sekedar tukar kado, di negara-negara ini perayaannya sungguh unik, Santa Claus-nya ada yang meluncur dengan papan surfing segala.
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Delta Lidina Putri
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Rifan Aditya
TRIBUNSTYLE.COM - Lima hari lagi Natal akan tiba, tentunya banyak persiapan dan barang yang harus kalian siapkan.
Setelah Natal masih ada Tahun Baru, itu artinya keperluan lainnya juga harus kalian siapkan.
Tapi satu per satu dulu dimulai.
Natal itu sendiri tak cuma soal pohon natal, hadiah, santa claus, salju atau film-film seperti Home Alone.
Namun terlepas dari itu semua ternyata di belahan bumi ini ada beberapa tradisi untuk untuk Hari Natal.
Melansir dari wittyfeed.com (5/12/2016) bahwa ada 10 tradisi unik ritual natal di dunia.
Beberapa negara punya caranya masing-masing untuk memriahkan hari Natal.
Yuk, kita simak satu per satu!
1. Australia

Tradisi Natal Australia/wittyfeed.com
Jika musim dingin di AS itu artinya musim panas di Australia.
Santa di Australia tidak datang dengan kereta luncur rusa tetapi dengan papan surfing.
Tradisi unik tentu saja, Santa di Australia datang dengan papan selancar di pantai dan mengenakan setelan surfingnya.
2. Austria

Tradisi Natal Austria/wittyfeed.com
Di Austria, anak muda berpakaian seperti Krampus (setengah kambing, setengah iblis) dan berkeliaran di jalan-jalan untuk menakut-nakuti anak-anak.
Malam Natal malah jadi seperti Halloween ya.
Orang berpakaian seperti Krampus, setan Natal yang menakut-nakuti anak-anak dan orang dewasa.
3. Republik Ceko

Tradisi Natal Republik Ceko/wittyfeed.com
Di Republik Ceko, para wanita punya ritual menenggelamkan cabang pohon ceri di bawah air.
Hal ini terjadi pada minggu pertama bulan Desember.
Para wanita Republik Ceko menenggelamkan sebuah ranting pohon ceri di dalam air dan menunggu sampai mekar.
Jika nanti mekar, itu tandanya mereka akan menikah tahun depan.
4. Denmark

Tradisi Natal Denmark/wittyfeed.com
Di Denmark, ada kepercayaan pada peri nakal bernama Nisse.
Dia suka memainkan dan berbuat jahil pada keluarga.
Maka dari itu keluarga-keluarga di Denmark meninggalkan semangkuk bubur atau puding agar Nisse jadi baik kepada mereka.
Jika mereka tidak diberi bubur atau puding, Nisse sering mencuri hadiah dari anak-anak.
5. Perancis

Tradisi Natal Perancis/wittyfeed.com
Di Perancis, ada kepercayaan pada Santa khas Perancis, Pere Noel.
Anak-anak menaruh sepatu mereka dekat dengan perapian berharap Pere Noel mengisi mereka dengan hadiah.
Pere Noel, sang Santa Perancis dikenal menjatuhkan hadiah di sepatu Natal milik anak-anak yang diletakkan di dekat perapian.
Dia juga menaruh kacang-kacangan, buah-buahan dan mainan kecil di pohon kadang-kadang.
6. Britania Raya

Tradisi Natal Britania Raya/wittyfeed.com
Di Britania Raya, anak-anak menulis surat kepada Father Christmas.
Anak-anak di Britania Raya menulis surat kepada Father Christmas, bukannya mailing surat kepadanya.
Mereka melemparkan surat itu di belakang perapian, berharap kurcaci akan membawa mereka ke kutub Utara.
7. India

Tradisi Natal India/wittyfeed.com
Di India, orang-orang yang merayakan Natal menggunakan pohon mangga atau pohon pisang.
Populasi India didominasi oleh Hindu atau Muslim, tetapi mereka yang merayakan Natal cenderung untuk menghias pisang atau mangga pohon.
Beberapa orang bahkan menghiasi rumah mereka dengan daun mangga, sebagai ganti pohon cemara.
8. Meksiko

Tradisi Natal Meksiko/wittyfeed.com
Di Meksiko, orang memecahkan piring untuk menandakan tahun akan berakhir.
Natal di Meksiko dimulai dengan tradisi di mana orang-orang berjalan menyusuri jalan memegang lentera menyala dan mengetuk setiap pintu untuk membantu Maria dan Yusuf mencari tempat berlindung.
Kemudian mereka memecahkan piring keramik dekat katedral untuk menandakan akhir tahun.
9. Mikronesia

Tradisi Natal Mikronesia/wittyfeed.com
Di Mikronesia, Natal punya tradisi untuk memberikan orang lain dua batang sabun.
Dua kotak sabun dianggap hadiah yang mahal dan diangap sebuah kode etik setelah akhir upacara gereja pada Natal.
10. Norwegia

Tradisi Natal Norwegia/wittyfeed.com
Di Norwegia, keluarga menyembunyikan sapu di dalam rumah mereka saat hari Natal.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa penyihir tidak memainkan trik jahat dan tidak mendapatkan sapu untuk alat terbangnya.
Karena penyihir dianggap menggunakan transportasi berupa sapu.