Marie Muhammad Tutup Usia
Marie Muhammad Meninggal - Kutipan Bijak Mr Clean Jadi Trending, Menampar Keras Para Koruptor!
Begitu 'Mr Clean' Marie Muhammad meninggal dunia, kutipan bijak almarhum ini jadi trending, menampar keras para koruptor tamak!
Penulis: Agung Budi Santoso
Editor: Agung Budi Santoso
TRIBUNSTYLE.COM - Pada saat Komisi Pemberantasan Korupsi tiada henti menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada para koruptor penerima suap, pemakan uang sogokan, Indonesia kehilangan 'Bapak Bersih' (Mr Clean), Marie Muhammad pada Minggu (11/5/2016).
Begitu banyak orang merasa kehilangan dan terkenang dengan sosok almarhum.
Terkenang dengan kebersihan hatinya.
Padahal kalau mau korupsi, lautan duit ada di depan matanya.
Karena ia pernah jadi komandan tempat dan pusatnya duit, yakni Departemen Keuangan.
Tapi boro-boro korupsi, Mr Clean malah melakukan aksi bersih-bersih di markas Departemen Keuangan dari para penjarah uang negara.
Jauh sebelum jadi menteri keuangan ...
Selama jadi Dirjen Pajak, Marie tidak pernah mau terima uang apapun selain gaji dan tunjangan.
Bahkan honor resmi dan gaji sebagai komisaris pun juga ditolaknya.
Jadi Menkeu saja awalnya tidak mau menempati rumah dinas menteri yang biasanya banyak fasilitas 'wah' di dalamnya.
"Kalau tidak dirayu sama teman-teman sesama menteri dengan alasan demi bangsa dan negara, maka beliau baru mau," tulis seorang alumni STPDN tentang betapa almarhum menerima hak dan fasilitas negara saja susahnya minta ampun.
Dr. H. Mar'ie Muhammad, M.Si, lahir di Surabaya, Jawa Timur, 3 April 1939 – meninggal di Jakarta, Minggu 11 Desember 2016 pada umur 77 tahun.
Dikenal sebagai mantan Menteri Keuangan terbersih di periode ke-6 Orde Baru.
Ia diberi gelar Mr. Clean karena perjuangannya memberantas korupsi di era-nya yang masih sarat dengan korupsi.
Pendidikan terakhir yang ditempuh adalah Master of Arts In Economics, Universitas Indonesia.
Riwayat pekerjaan pada tahun 1969 - 1972 mengabdi Direktorat Jenderal Pengawasan Keuangan Negara Departemen Keuangan RI. Pada Tahun 1972-1988 mengabdi di Direktorat Jenderal Pembinaan BUMN Departemen Keuangan RI dengan jabatan terakhir sebagai Direktur.
Tahun 1988-1993 mengabdi di Direktorat Jenderal Pajak, Departemen Keuangan sebagai Direktur Jenderal (Dirjen). Pada tahun 1993-1998 sebagai Menteri Keuangan Kabinet Pembangungan VI. Tahun 2001-2004 sebagai Ketua Oversight Committee (OC) BPPN. Tahun 1999 - 2009 sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI).
Sekarang ini ia menjabat Ketua Komite Kemanusiaan Indonesia (KKI), Ketua Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI), dan komisaris utama PT Bank Syariah Mega Indonesia.
Mantan Menteri Keuangan era Orde Baru, wafat di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta, wafat Minggu, 11 Desember 2016, pada pukul 01.37 WIB, Beliau meninggal dunia di usia 77 tahun.
Pantauan TribunStyle.com, di media sosial sedang trending kutipan bijak almarhum yang sangat terkenal.
Kutipan yang sangat menampar koruptor tamak bin rakus.
Kutipan yang tak menoleransi sesen pun uang negara dimakan koruptor.
Mau tahu kutipan bijaknya?
Ini dia ....
"Kalau seseorang tidak amanah soal uang, dipastikan dia tidak akan amanah dalam segala hal lainnya."
Itulah kutipan bijak almarhum yang bisa jadi pegangan hidup tiap orang dalam mengembang amanah.
Pokoknya kalau dipercaya soal duit saja nggak beres, pasti kepercayaan untuk hal-hal lainnya juga nggak akan beres.
Kira-kira begitu lugasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/marie-muhammad_20161211_172759.jpg)