Coklat Baik Untuk Obati Maag, Tapi Dilarang Keras Bagi Penderita Kanker
Para peneliti menyuntikkan beberapa sel kanker dalam tubuh tikus percobaan. Dan ternyata, tikus memperoleh tumor tersebar lebih cepat.
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Lilis Maryati
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Guys, apakah kamu suka mengkonsumsi coklat?
Berbagai penelitian menyarankan mengkonsumsi coklat hitam bagi para penderita maag.
Hal ini terkait dengan kemampuan coklat yang bisa menetralisir zat yang dilepaskan karena stress.
Selain mengurangi stress, coklat dipercaya dapat menurunkan tekanan darah, mencegah diabetes dan juga memperlancar aliran darah.
Namun baru-baru ini, sebuah penelitian melarang konsumsi coklat bagi para penderita kanker.
Dilansir daillymail.co.uk, kandungan dalam coklat ternyata dapat menyebabkan kanker menjadi semakin parah.
Hal ini disebabkan oleh adanya palm oil yang menghasilkan protein yang disebut dengan CD36.
Protein ini malah akan memicu semakin cepatnya tumor berkembang pada tubuh.
Selain pada coklat, palm oil dapat ditemukan di berbagai biskuit, coklat dan roti.
Hal ini terbukti dari sebuah penelitian yang dilakukan di Spanyol.
Para peneliti menyuntikkan beberapa sel kanker dalam tubuh tikus percobaan.
Dan ternyata, tikus yang juga diberi protein CD36 kedapatan memperoleh tumor tersebar lebih cepat.
Dalam penelitian serupa mengatakan hal yang sama.
Peneliti utama Profesor Salvador Benitah mengatakan: "Pada tikus yang dimasukkan sel tumor manusia, tampaknya ada hubungan langsung antara asupan lemak dan peningkatan potensi metastasis melalui CD36."
Dr Lara Bennett, manajer komunikasi sains di Worldwide Cancer Research mengatakan, "Kami telah mendukung karya Profesor Benitah untuk beberapa tahun dan itu fantastis."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/coklat_20161104_171755.jpg)