Breaking News:

Kafe di Inggris Ini Tolak Terima Uang Kertas 5 Poundsterling Baru, Alasannya Bikin Heran!

Hampir semua kafe menerima pembayaran dengan uang tunai sesuai mata uang yang berlalu di negara itu. Namun tidak untuk kafe yang satu ini.

Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Indan Kurnia Efendi
Metro.co.uk
Rainbow Cafe 

Laporan Wartawan TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi

TRIBUNSTYEL.COM - Setiap kafe memiliki peraturan pembayaran masing-masing.

Sebagian kafe menerima pembayaran dengan debit dan kredit sebagian yang lain tidak.

Hampir semua kafe menerima pembayaran dengan uang tunai sesuai mata uang yang berlalu di negara itu.

Namun tidak untuk kafe yang satu ini, Rainbow Cafe di Cambridge, Inggris.

Pemiliknya, Sharon Meijland, menolak penerimaan uang kertas baru £ 5 pondsterling.

Uang kertas pecahan 5 pondsterling
Uang kertas pecahan 5 pondsterling / metro.co.uk

Hal ini karena ia menyadari adanya tallow dalam uang tersebut.

Tallow adalah lemak yang diambil dari tubuh hewan, semisal babi dan sapi.

Kafe yang hampir berumur 30 tahun ini secara terang-terangan menolak pembeli yang membayar dengan mata uang tersebut.

Sharon Meijland mengatakan ini akan berdampak pada kebanyakan pengunjug kafe yang pada umumnya adalah vegetarian, vegan dan anggota kelompok agama tertentu.

Sharon mengatakan, para pelanggannya setuju dengan kebijakan restoran ini.

Dia mengatakan "Kita sangat khawatir dengan hal ini, dan salah satu cara yang baik adalah dengan tidak menerimanya", dikutip metro.co.uk.

Setelah diumumkan oleh Bank of England melalui tweetnya, kebihakan ini memicu kemarahan meluas dari vegan, vegetarian, Hindu dan Jain.

Sapi umumnya dianggap suci oleh umat Hindu, dan banyak pengikut menghindari memakai kulit atau menggunakan produk sapi yang diturunkan lainnya.

Banyak umat Hindu adalah vegetarian, dan tidak menginginkan daging sapi meskipun hanya dalam persenan kecil.

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Rainbow CafeSharon MeijlandInggrisTribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved