Ngeri, Beginilah Perlakuan Terhadap Orang Utan yang Dijual sebagai Hewan Peliharaan
Akibat kebakaran, orang utan harus melarikan diri, saat masuk pemukiman warga malah mereka diperlukakan seperti ini untuk diperjual belikan!
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Lilis Maryati
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSYLE.COM - Orang utan merupakan salah satu hewan yang dilindungi di seluruh dunia.
Spesiesnya yang semakin berkurang karena pembakaran dan penebangan hutan terus mengkhawatirkan.
Bahkan mereka harus mengganggu pemukiman warga lantaran kehilangan habitat alaminya.
Namun nahasnya, kemunculan orang utan ke pemukiman warga bukan hanya sekedar karena kehilangan habitat.
Tetapi juga karena melarikan diri dari pemburu hutan yang bermaksud untuk menjadikan mereka komoditi perdagangan.

metro.co.uk
Sepertihalnya yang terjadi di Kalimantan, kepada orang utan yang dinamai Rawit dikutip metro.co.uk.
Ia ditemukan diculik dan terikat oleh penduduk setempat yang berusaha mendapatkan keuntungan dari kehadirannya.
Rawit diikat tangan dan kakinya, dikaitkan dengan pohon besar di sampingnya.
Beruntung bagi Rawit, dia diselamatkan dari nasib yang tidak menentu oleh the Center for Orangutan Protection’s APE Crusaders and Orangutan Outreach.
Dua minggu kemudian, dia sudah dirawat karena luka tangan dan kakinya.
Dan ia kemudian telah siap untuk dirilis di alam liar sebagaimana awal habitatnya.
Rawit dinaikkan perahu dan dilepaskan di dalam hutan lindung di mana ia diharapkan bisa menemukan hidup yang lebih baik di sana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/orang-utan_20161120_215935.jpg)
