6 Penyebab Mata Kedutan, Ternyata Bisa Jadi Tanda Penyakit Berbahaya
Jika kelopak matamu tidak berhenti bergetar, mungkin kamu perlu mencoba mencari tahu penyebabnya.
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Delta Lidina Putri
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Guys, apakah kamu sering mengalami mata kedutan?
Meskipun tidak berbahaya, keluhan ini dapat mengganggu aktivitas keseharian kita.
Mitos kedutan bisanya diidentikkian dengan adanya orang yang sedang merindukan kita.
Apakah benar demikian? Bagaimana menurut pandangan medis?
Pada dasarnya penyebab mata kedutan adalah saraf di otot mata yang beekrja di bawah tekanan, kata Hannah Yecheskel, dokter optometri dan pendiri All Eyes di Rockville.
Kelopak mata kita sangat halus dan rentan terhadap berbagai jenis efek, tambah ahli bedah mata Brian Boxer Wachler, MD.
Biasanya, keluhan ini akan hilang dengan sendirinya.
Tetapi jika kelopak matamu tidak berhenti bergetar, mungkin kamu perlu mencoba mencari tahu penyebabnya sehingga dapat memberikan penanganan terbaik.
Dilansir womenshealthmag, berikut 6 penyebab seseorang mengalami kedutan:
1. Terlalu banyak minum kafein
Kebiasaan meminum kopi atau teh dapat memicu kamu untuk mengalami kedutan.
Stimulan kafein dapat meningkatkan denyut jantung dan metabolismemu.
Hal ini dapat mengakhibatkan otot bekerja terlalu keras dan menimbulkan gelisah pada mata, kata Yecheskel.
Belum ada ketentuan pasti seberapa banyak kafein yang bisa dikonsumsi dalam satu hari, tapi kamu bisa mulai menguranginya jika sering mengalami gangguan kedutan.
2. Mengalami stress
Reaksi terhadap stress yang diperlihatkan tubuh sangat berfariasai, salah satunya adalah mengalami kedutan.
Jika kamu mengalami kedutan saat stress kamu bisa melakukan hal-hal relaksasi yang mengurangi tekanan pada batinmu.
3. Memiliki alergi
Saat mengalami alergi, kamu akan melepaskan histamin lebih banyak ke dalam sistem tubuh.
Hal ini menyebabkan tubuhmu mengeluarkan reaksi yang berbeda dengan biasanya.
Kamu dapat mengurangi histamin mata dengan testes mata untuk menghentikan kedutan secara temporal.
4. Kurang tidur
Mata yang lelah karena kurang tidur dapat menyebabkan mata berkedut, kaya Yecheskel.
Otot mata yang sensitif membutuhkan waktu yang cukup untuk diistirahatkan dengan cara tidur.
5. Ukuran kacamata tak lagi sesuai
Kalau kamu mengalami kedutan saat membaca buku atau sedang di depan komputer, mungkin itu bisa kamu gunakan sebagai pertanda kalau kamu membutuhkan resep kacamata yang baru.
Hal ini akrena otot matamu bekerja terlalu berat untuk berfokus pada suatu hal, kata Yecheskel.
Berkonsultasi langsung ke dokter dapat menjadi cara penanganan yang paling cepat dan efektif.
6. Kemungkinan memiliki tumor
Meskipun belum menjadi hal umum, kedutan sebagai tanda memiliki tumor memang ada.
Kamu harus pergi ke dokter jika kamu merasakan adanya kemungkinan-kemungkinan terhadap hal tersebut.
Well guys, jika kamu bisa menangani penyebab kedutan dengan baik, kemungkinan kedutan segera berhenti akan semakin besar.
Namun jika keluhan ini masih terus berlanjut, tidak ada salahnya jika kamu berkonsultasi kepada dokter ahli mata.
----------------------------
Jangan Lupa!
Add Official Line: @TribunStyle.com
Like Fanpage Facebook: Tribun Style
Follow Twitter: @tribunstyle
Instagram: @Tribunstyle
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/bulu-mata_20160829_211428.jpg)