7 Lagu Permainan Anak Zaman Dulu Nyaris Punah di Masa Kini
Anak-anak jaman sekarang yang dikenalnya justru lagu dari artis-artis dewasa yang liriknya soal cinta-cintaan.
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Delta Lidina Putri
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Rifan Aditya
TRIBUNSTYLE.COM - Masa kecil zaman dulu memang berbeda dengan masa kecil generasi sekarang.
Zaman dulu kita banyak memainkan permainan yang dapat melatih kerjasama, olah tubuh, kejujuran dan kesabaran.
Permainan anak zaman dulu sangat bermanfaat dan mempengaruhi perkembangan anak kelak.
Namun yang kita temui sekarang saat zaman sudah berubah, generasi sekarang jarang melakukan permainan yang dulu kita kerjakan.
Tidak hanya itu, soal lagu permainan anak juga bernasib serupa.
Anak-anak jaman sekarang yang dikenalnya justru lagu dari artis-artis dewasa yang liriknya soal cinta-cintaan.
Kalau orang tua tidak mengajarkan lagu-lagu anak zaman dulu, generasi sekarang tidak akan mengenalnya.
Nah untuk itu kami akan membantu orang tua mengingat lagu-lagu permainan anak zaman dulu yang nyaris punah.
Agar bisa diajarkan pada anak-anak di generasi sekarang.
1. Cublak-cublak Suweng
Youtube/GNP Music
Cublak cublak suweng
Suwenge teng gelenter
Mambu ketundhung gudèl
Tak gento lela lere
Sapa ngguyu ndele'ake
Sir sir pong dele kopong
Sir sir pong dele kopong
Begitulah lirik lagu Cublak-cublak Suweng yang dinyanyikan saat bermain.
Permainan ini melatih kejujuran dalam diri anak, bagi siapa yang menyembunyikan batu harus mau mengaku.
2. Lir Ilir
Youtube/Hengky Prayoga
Lagu ini merupakan lagu daerah Jawa yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga.
Lir-ilir juga digunakan oleh Sunan Kalijaga untuk media berdakwah dan menyebarkan agama Islam.
Lagu ini juga memiliki makna bahwa kita harus sadar, kemudian bangun dari keterpurukan, bangun dari sifat malas, move on and go ahead guys.
3. Balonku
Youtube/Anak Karanganyar
Lagu Balonku ini diciptakan oleh AT Mahmud yang sekarang juga sudah jarang dinyanyikan anak-anak.
"Balonku ada lima, rupa-rupa warnanya.
HIJAU, kuning, kelabu, merah muda dan biru."
"Meletus balon hijau, hatiku sangat kacau. Balonku tinggal empat, kupegang erat-erat."
Itu tuh lirik lagunya yang benar, jangan sampai keliru menyebutkan warna balonnya.
4. Lihat Kebunku
Lagu permainan anak zaman dulu memang terkenal sederhana dan tidak panjang, liriknya.
Seperti lagu LIhat Kebunku berikut ini.
"Lihat kebunku penuh dengan bunga.
Ada yang putih, dan ada yang merah."
"Setiap hari ku siram semua.
Mawar melati, semuanya indah."
5. Desaku
Selain memiliki makna yang dalam lagu anak juga punya tujuan yang baik.
Salah satunya lagu Desaku, lagu ini bertujuan agar anak-anak mencintai tempat kelahirannya atau punya rasa memiliki terhadap kampungnya.
"Desaku yang kucinta, pujaan hatiku.
Tempat ayah dan bunda, dan handai taulanku."
"Tak mudah kulupakan, tak mudah bercerai.
Selalu kurindukan, desaku yang permai."
Lagu ini diciptakan oleh L. Manik.
6. Naik Delman
Youtube/Anak Karanganyar
"Pada Hari Minggu ku turut ayah ke kota
Naik delman istimewa ku duduk di muka"
"Ku duduk samping pak kusir yang sedang bekerja
Mengendarai kuda supaya baik jalannya"
Hmm sepertinya lagu naik delman ini sudah jarang sekali dimainkan.
Karena memang sudah jarang ada kendaraan delman untuk transportasi.
Youtube/GNP Music
Burung kakaktua hinggap di jendela
Nenek sudah tua giginya tinggal dua
Begitu lah sepenggal lirik lagu burung kakak tua.
Sebenarnya masih banyak lagi lagu-lagu permainan anak yang belum sempat kami sebutkan.
Yuk bantu kita mengenalkan ke generasi anak zaman sekarang sehingga lagu-lagu anak yang punya nilai luhur ini dapat tetap terjaga dan masih dikenal hingga nanti.
_________________
Jangan Lupa!
Add Official Line: @TribunStyle.com
Like Fanpage Facebook: Tribun Style
Follow Twitter: @tribunstyle
Instagram: @Tribunstyle
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/permainan_20161023_112307.jpg)