Ibu Ini Diprotes Karena Mengajarkan Anaknya Akan Jadi Pria Lajang
Karena suatu hari ia akan menjadi seorang pria lajang, tinggal sendiri, yang akan tahu cara melakukan laundry dan tidak memesan makanan setiap malam.
Penulis: Dimas Setiawan Hutomo
Editor: Suut Amdani
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Dimas Setiawan Hutomo
TRIBUNSTYLE.COM - Nikkole Paulun seorang ibu dari Monroe, Michigan, AS, yang telah mempunyai pengikut yang lumayan setelah ia ikut reality show MTV 16 and Pregnant.
Ibu berusia 22 tahun tersebut mempunyai dua anak, putra dan putri.
Baru-baru ini ia mengunggah sebuah post di Facebook tentang bagaimana ia membuat anaknya melakukan pekerjaan rumah dan telah menjadi perhatian netizen.
Paulun membagikan foto putranya dengan caption yang membuat perdebatan.

distractify.com
Dalam keterangan foto tersebut Pulun menulis:
Aku mengajarkan putraku memasak dan mengerjakan pekerjaan rumah.
Kenapa? Karena pekerjaan rumah bukan hanya untuk perempuan.
Karena suatu hari ia akan menjadi seorang pria lajang, tinggal sendiri, yang akan tahu cara melakukan laundry dan tidak memesan makanan setiap malam.
Suatu hari ia akan mengesankan perempuan dambaannya dengan masakannya.
Suatu hari ia mempunyai anak dan istri, ia harus adil di rumah.
Karena aku hidup pada generasi dimana orang-orang komplain bahwa sekolah tidak mengajarkan kita masak, cuci, bayar pajak dan sebagainya.
Karena mengajari anakku melakukan sesuatu dan anggota masyarakat yang aktif di dalam dan diluar rumah, dimulai dari aku.
Baik-baik saja membiatkan anakmu menjadi anak, tapi kita tetap harus mengajarkannya pelajaran kehidupan juga di saat yang sama.
Anakku tidak pernah terlalu laki untuk tidak memasak dan melakukan pekerjaan rumah.
Ia akan menjadi pria yang bisa mengganti ban hingga memasak di rumah, yang bisa mencuci.
ingatlah para orang tua, seorang pria yang percaya mereka tidak perlu memasak atau melakukan pekerjaan rumah adalah bocah yang tidak pernah diajarkan bagaimana caranya.
Post tersebut saat ini telah di like oleh 140 ribu dan dibagikan 60 ribu kali.
Mayoritas ibu, mengajarkan hal yang sama kepada putranya.
"Aku mengajarkan hal yang sama," tulis seorang ibu.
"Ia membantuku mencuci, menggosok jendela dan melakukan pekerjaan di taman. Mereka akan jadi pria yang baik jika kita mengajarkannya! Aku harap bisa menyukai post ini!"
Seorang ibu, yang tidak tahu apa itu perbudakan, mengatakan pada Paulun bahwa "anaknya bukanlah budaknya.
"Atau mengerjakan apa yang tidak ingin kau lakukan."
Paulun langsung menjawab kritisme tersebut dengan menulis:
"Ia jelas bukan budakku. Aku senang dan melakukan sebagian besar pekerjaan rumah. Anakku hanya membantu sebisanya dan ia mendapatkan uang jajan juga."
Ia lalu mengunggah foto anaknya sedang santai memainkan video games.

distractify.com
---------------
Jangan Lupa!
Add Official Line: @TribunStyle.com
Like Fanpage Facebook: Tribun Style
Follow Twitter: @tribunstyle
Instagram: @Tribunstyle
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/anak_20161020_225727.jpg)

