Breaking News:

Kamu Tak Akan Percaya Dengan Apa Yang Dilakukan Dua Gadis Kembar Siam Ini!

Sepasang gadis yang lahir kembar siam ini berbagi otak dan tengkoraknya telah mengagetkan dunia kedokteran!

Penulis: Dimas Setiawan Hutomo
Editor: Indan Kurnia Efendi
Daily Mail
Anak Kembar 

Laporan Wartawan TribunStyle.com, Dimas Setiawan Hutomo

TRIBUNSTYLE.COM - Kalau mungkin ada ungkapan bahwa anak kembar mempunyai perasaan yang kuat satu sama lainnya, ada benarnya karena dua gadis kembar siam ini benar-benar bisa berbagi perasaan, tubuh dan juga otaknya.

Sepasang gadis yang lahir kembar siam ini berbagi otak dan tengkoraknya telah mengagetkan dunia kedokteran.

Karena mereka bisa berbagi pikiran bahkan penglihatannya.

Mereka sekarang telah dapat berjalan, berbicara dan bahkan berargumen satu sama lain.

Saat Tatiana dan Krista Hogan yang sekarang umur delapan tahun, orang tuanya sudah diperingatkan untuk menerima kemungkinan terburuk yang akan terjadi kepada kedua anak tersebut.

Namun, kedua anak yang tinggal bersama keluarganya di Vernon, British Columbia, Amerika Serikat telah menyangkal ekspektasi tersebut dan sekarang menikmati hidup mereka bersama teman-temannya.

Menurut Ibunya Felicia, putri-putrinya sangat senang sekali pergi ke sekolah, menonton Power Rangers dan memakan kue.

Lebih dari itu, mereka selalu senang dan membawa kebahagiaan bagi kedua orang tuanya.

"Melihat semua yang harus aku lalui membuat otakku berputar," ungkap Nyonya Hogan. "sangat sulit namun aku tak akan mengubahnya. dalam hidupku selanjutnya, kalau aku bisa, aku akan memilih hidup ini."

Keluarga Hogan diberitahu bahwa bayi mereka akan kembar siam dan masa depannya sangat tidak pasti saat kehamilan tersebut.

Namun, ibunya bilang aborsi bukanlah pilihan.

Kedua gadis ini sejak lahir telah dimonitor dan membuat dunia kedokteran kaget karena otak mereka yang bisa berbagi.

Bukan hanya mereka bisa melihat dari mata satu anak, namun, mereka juga berbagi emosi dan perasaan jika dikelitiki.

Mereka dapat mengontrol tangan dan kaki mereka sendiri.

Tetapi dapat mendapat rasa yang sama dari dua orang yang berbeda.

"Selama bertahun-tahun Tatiana adalah pemimpinnya," ungkap si ibu. "Krista yang lebih diam."

Dr Douglas Cochrane yang seorang dokter bedah otak yang merawatnya sejak kecil mengakui:

"Mereka telah memukauku, bagaimana mereka bisa sama namun betapa mereka juga sangat berbeda."

Neneknya Louise McKay mengatakan mereka melanjutkan untuk menentang ekspektasi dengan tetap hidup.

"satu dokter mengatakan mereka bisa saja tidak bisa berjalan seumur hidupnya," ungkap McKay, "Namun mereka telah melewati ekspektasi orang-orang."

Gadis-gadis ini telah belajar berjalan, berlari bahkan bermain bersama, namun belum bisa dipastikan apakah mereka berbagi perasaan.

Kedua gadis tersebut tidak akan pernah dipisahkan atau hidup sendiri karena otak mereka terkoneksi.

"Orang-orang selalu bertanya apakah mereka akan dipisahkan, namun mereka tidak bisa," ungkap McKay. "Mereka terlalu banyak saraf yang tersambung sehingga tidak mungkin dipisahkan."

Nyonya Hogan menjelaskan otak mereka tersebut bergabung seperti resleting, artinya mereka tidak akan bisa dilepaskan.

Bikin Haru! Bayi Baru Lahir Ini Dapat Pelukan Dari Saudara Kembarnya Sebelum Meninggal

Baru-baru ini kabar menghebohkan terjadi pada dua bayi kembar yang lahir di Florida, Amerika Serikat.

Cerita sedih ini bermula saat seorang bayi terlihat memeluk saudara kembarnya yang terkena kondisi langka atau cacat bawaan yang Congenital Diaphragmatic Hernia (CDH), diafragma bayi tak terbentuk dengan sempurna.

Kisah sedih seorang bayi yang diberi nama Mason Meyer yang memeluk saudaranya Hawk ini diabadikan oleh orangtua mereka, agar keluarga besar juga mengetahui perkembangan bayi kembar tersebut.

Beberapa orang juga berpendapat bahwa saudara kembar ini sedang memberikan pelukan perpisahan sebelum salah satu dari mereka meninggal dunia.

Sebelumnya terekam bahwa mereka berdua adalah bayi kembar yang sangat menggemaskan, lucu, dan sedang tersenyum.

Namun takdir tak dapat berubah, setelah dipeluk oleh saudara kembarnya, bayi Hawk akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Kedua orang tua bayi kembar ini Brandy Guettler dan Tommy Meyer, mengetahui kondisi anak mereka, namun keduanya terus berharap penyembuhan lewat doa.

Seperti dikutip dari akun Instagram Indozone, bayi Mason tiba-tiba menjadi sangat rewel, perawat kemudian menyarankan agar Mason dibaringkan saja di samping Hawk.

Atas saran perawat, Mason pun dibaringkan di samping Hawk dan tiba-tiba tidak rewel lagi.

Tangan kanan Mason pun seketika itu memeluk Hawk, untuk pertama kalinya sejak mereka lahir dan menggenggamnya erat-erat.

Namun sayang setelah mendapatkan pelukan dari saudara kembarnya, Hawk kemudian meninggal. 

-------------------------------------

Jangan Lupa!

Add Official Line: @TribunStyle.com

Like Fanpage Facebook: Tribun Style

Follow Twitter: @tribunstyle

Instagram: @Tribunstyle


Sumber: TribunStyle.com
Tags:
TatianaKrista HoganTribunStyle.comAmerika Serikat
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved