Tips Menghadapi Teman LGBT - Lakukan Cara Ini Saat Sahabatmu Nyatakan Berbeda
Isu LGBT menjadi pengetahuan yang mulai dekat dengan dunia milineal.
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Delta Lidina Putri
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Pergaulan yang semakin terbuka membuat kita akrab dengan cara bergaul bebas.
Isu LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender) menjadi pengetahuan yang mulai dekat dengan dunia milineal.
LGBT semakin dekat dengan kita karena akses yang semakin mudah dengan berkembangnya teknologi.
Banyak pro dan kontra menyertai kemunculan LGBT.
Para LGBT masih lebih suka menutup diri dan bergaul dengan kelompoknya sendiri.
Nggak jarang dari mereka yang malu dengan kondisinya dan memilih menjalin hubungan yang sangat intim dengan pasangannya.
Tapi, gimana kalau teman kita sendiri yang menjadi salah satu LGBT, guys?
Bagaimana kalau mereka datang dan menceritakan kondisinya ke kamu?
Jika memang kejadian seperti itu, jangan panik ya, guys.
Untuk menghadapinya, kamu bisa melakukan 5 hal ini
1. Tetap tenang
Seperti menghadapi masalah pada umumnya, kamu harus tetap tenang ketika temanmu melakukan pengakuan tentang LGBT ke kamu.
Dengan sikap tenang, kamu tidak membuat suasana menjadi panik dan semakin rumit.
Dengan sikap tenang, kamu dan temanmu bisa menemukan solusi yang baik.
2. Jadi pendengar yang baik
Mengaku sebagai LGBT berarti temanmu sudah memberimu kepercayaan yang sangat besar.
Mereka percaya bahwa kamu adalah orang yang tepat untuk menghadapi kondisinya ini.
Ketika mereka bercerita, usahakan kamu tidak memotongnya agar kamu benar-benar mengetahui duduk permasalahan.
Jika memang perlu, kamu cukup memberikan feedback secukupnya, dan jangan menyalahkannya.
3. Jangan nge-judge
Judgment adalah hal yang paling dihindari oleh para LGBT.
Hindari men-judge karena akan membuat temanmu merasa tidak nyaman untuk melanjutkan cerita.
Coablah untuk berfikir dari sudut pandang lain dan mencoba melihat masalah secara keseluruhan.
4. Beri temanmu semangat dan jangan menjauhinya
Tak perlu melakukan hal-hal berat, kamu hanya perlu berada di sampingnya, memegang tanganya, memeluknya, dan menghabiskan waktu dengannya.
Semangati mereka, dan tunjukkan kalau kamu akan menerima mereka apa adanya.
Saat-saat seperti inilah mereka membutuhuhkan teman untuk berbagi, dan tetap menjalani kehidupannya dengan baik.
5. Jangan memaksa untuk berubah
LGBT bukanlah sebuat kondisi yang bisa diidengtikkan dengan seks.
Meskipun mereka secara seksual dapat dibedakan antara laki-laki dan perempuan, para LGBT tidak bisa menentukan ketertarikan seksualnya.
Kamu bisa mengajaknya sharing dengan berbagai pandangan, namun jangan judge mereka.
Mereka malah akan menjauh jika kamu memaksanya.
Biarkan mereka memilih apa yang menurut mereka baik.
Meskipun nggak bisa dekat karena alsan perbedaan orientasi, bukan berarti kamu nggak bisa dekat karena alasan kemanusiaan dong, guys?
-----------------------------
Jangan Lupa!
Like Fanpage Facebook: Tribun Style
Follow Twitter: @tribunstyle
Instagram: @Tribunstyle
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/lgbt_20160830_202716.jpg)