Komeng Berduka
Anak Komeng Dimakamkan Bersama Selimut Putih Bergambar Kartun Dora Kesayangannya
Cantika Alhayu Aldi, puteri komedian Komeng, dimakamkan bersama selimut putih bergambar kartun Dora, kesayangannya.
Editor: Agung Budi Santoso
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Regina Kunthi Rosary
TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Hingga dimakamkan di pemakaman keluarga di Citereup, Bogor, Minggu (28/8/2016) pagi, Cantika Alhayu Aldi yang akrab disapa Caca, anak perempuan komedian Komeng, ditemani oleh selimut kesayangannya.
Selimut putih bergambar tokoh kartun Dora tersebut mulanya ikut digunakan sebagai penutup jenazah Caca ketika dibawa dari rumah duka hingga pemakaman.
Setelah ditutupi dengan kain batik, jenazah Caca yang telah dibungkus dengan kain kafan ditutupi pula dengan selimut itu.
Ketika jenazah kemudian dikeluarkan dari keranda dan diletakkan di liang lahat, selimut tersebut pun digenggam oleh ibunya, Aprilliana Indra Dewi.
Dewi pun memeluk selimut itu dengan begitu erat sepanjang prosesi pemakaman.
Sesekali, Dewi menciumi selimut tersebut sambil terus meneteskan air mata.
(baca juga: Adegan Mengejutkan Komeng, 2 Hari Sebelum Meninggalnya Si Kecil Caca )
Sementara itu, komedian Rudy Sipit selaku sahabat Komeng pun mengatakan bahwa selimut itu benar merupakan benda kesayangan Caca.
"Iya, itu adalah barang kesayangan Caca. Ada bantal juga. Selimut, tuh, kesayangannya banget, sering dipakai. Jadi, sengaja disimpan," ujar Rudy ketika ditemui usai pemakaman.
Caca meninggal dunia pada Sabtu (27/8/2016) sore.
Dikatakan Komeng, ketika ditemui di rumah duka di Perumahan Golf Mediterania, Jalan Parahyangan No. 72, Sentul City, Bogor, Sabtu (27/8/2016) malam, Caca sempat batuk dan tersedak sebelum meninggal.
Masih berdasarkan penuturan Komeng, dokter menyampaikan bahwa penyebab meninggalnya Caca ialah lantaran saluran napasnya tertutup.
Saudara Kembar Sempat Anggap Meninggalnya Caca Bohong Belaka
Cantika Alhayu Aldi yang akrab disapa Caca, anak perempuan komedian Komeng, meninggal dunia pada Sabtu (27/8/2016) sore.
Ganteng Maritza Aldi atau Gaga, saudara kembarnya, sempat menganggap kematian Caca hanya bohong belaka.
"Pertama, yang pas di rumah sakit (Caca dinyatakan meninggal), aku kira bohong," tutur Gaga ketika ditemui di rumah duka di Perumahan Golf Mediterania, Jalan Parahyangan No. 72, Sentul City, Bogor, Sabtu (27/8/2016) malam.
Pasalnya, sebelum itu, Gaga sempat bercanda dan tertawa bersama saudari kembarnya tersebut.
Ketika melihat sendiri jenazah Caca, Gaga pun percaya dan seketika menangis.
"Aku lihat sendiri, ternyata bener. Nangislah di rumah sakit. Tapi, katanya, 'Udah ikhlasin aja, Ga.' Ya, udah, saya ikhlasin," ujarnya dengan wajah polos.
Di samping itu, Gaga yang menjadi saksi detik-detik meninggalnya Caca juga menuturkan kronologi kematian saudari kembarnya itu.
(baca juga: Penyebab kematian anak Komeng Versi Dokter )
Dikatakan Gaga, saat di Jakarta, Caca sempat diterapi dengan cara dipijat.
Namun, menjelang terapi selesai, Caca diserang sesak napas.
"Pertama kan dipijat ke Ustaz Fatahillah. Di sana masih sehat. Pas udah mau selesai, (Caca) langsung sesak," ucap Gaga.
Sayangnya, seperti yang telah dikatakan Komeng, nyawa Caca tak dapat diselamatkan ketika mereka tiba di rumah sakit.
"Pas sesak itu, dibawa ke mobil. Terus, ke rumah sakit. Katanya, nyawanya udah tak tertolong, meninggalnya pas di mobil," ujar Gaga.
Tampak Amat Tegar, Kalau Sedih Bukan Komeng Namanya
Pada Sabtu (27/8/2016), kediaman komedian Komeng tengah diliputi duka lantaran putrinya, Cantika Alhayu Aldi yang akrab disapa Caca, meninggal dunia pada sore hari itu.
Namun, ketika ditemui, wajah Komeng terlihat tak menyiratkan rasa sedih.
Komeng tampaknya memilih untuk menelan dan menyimpan dukanya sendiri.
Derry Sudarisman yang dikenal melalui grup lawak 4 Sekawan, selaku satu di antara kerabat Komeng yang datang melayat, tak heran akan hal itu.
"Kalau sedih, bukan Komeng namanya. Dalam kondisi apa pun, dia bisa bercanda," ujar Derry ketika ditemui di rumah duka di Perumahan Golf Mediterania, Jalan Parahyangan No. 72, Sentul City, Bogor, Sabtu (27/8/2016) malam.
(Baca juga, Istri Komeng: Babe dan Emak Sayang Kamu, Caca! )
Kendati demikian, Derry mengatakan, tentunya Komeng merasa amat kehilangan.
Hanya saja, Komeng memilih untuk terlihat tegar.
"Dia (Komeng) pasti kehilangan anaknya, apalagi anak perempuan, ya. Pasti syoklah. Tapi, dia nggak menunjukkan itu. Patut dicontoh ketegarannya," tutur Derry.
Sementara itu, Komeng mengaku dirinya memang telah mengikhlaskan kepergian putrinya.
"Ya, udah. Mau nggak mau, ya, ikhlasin aja," ucap Komeng.
Kenangan Manis Terakhir Komeng akan Mendiang Putrinya
Kamis (25/8/2016) lalu, Komeng baru saja memperingati ulang tahunnya yang ke-46.
Terkait ulang tahunnya, Caca, bersama dua saudara kembarnya, Bagus Athallah Aldi atau Baba dan Ganteng Maritza Aldi atau Gaga, memberi suatu kenangan yang barangkali tak mampu dilupakan Komeng seumur hidup.
"Saya sama anak-anak lahir dalam bulan yang sama. Jadi, kalau ada yang ulang tahun, sama-sama ngerjain. Kemarin, saya dikerjain sama mereka bertiga. Pokoknya, terakhir, saya disemprot di teras, nih," tutur Komeng ketika ditemui di rumah duka di Perumahan Golf Mediterania, Jalan Parahyangan No. 72, Sentul City, Bogor, Sabtu (27/8/2016) malam.
Selain itu, Caca juga memberi doa berupa harapan agar Komeng mendapatkan semakin banyak pekerjaan.
"Selamat ulang tahun. Harapannya, biar dapet job banyak, gitu," ucapnya diakhiri tawa kecil.
Komeng menceritakan pula bahwa Caca memberinya jam tangan sebagai kado ulang tahun.
Caca meninggal dunia pada Sabtu (27/8/2016) sore.
Batuk Berlendir, Anak Perempuan Komeng Sempat Berobat ke Cina
Sebelum meninggal, Caca sempat batuk dan tersedak.
Hal itu dikatakan oleh Komeng ketika ditemui di rumah duka di Perumahan Golf Mediterania, Jalan Parahyangan No. 72, Sentul City, Bogor, Sabtu (27/8/2016) malam.
Di samping itu, ternyata Caca sempat dibawa berobat hingga ke Cina lantaran mengidap penyakit batuk berlendir.
Namun, Komeng tak menyebutkan secara pasti kapan hal itu dilakukan.
"Iya, dulu, (sempat berobat ke Cina). Udah lama. Cuma, itu nggak apa-apa. Kayak lendir-lendir gitu aja, batuk, ya, udah," tutur Komeng.
Komeng menambahkan, sepulang dari berobat di Cina, putrinya telah sembuh dari penyakit batuk tersebut.
Kronologi Meninggalnya Anak Perempuan Komeng
Dikisahkan Komeng, saat itu Caca tengah berada di Jakarta bersama ibu dan kakaknya, Ganteng Maritza Aldi atau Gaga.
Dalam perjalanan, Caca batuk dan tersedak.
"Caca lagi ke Jakarta sama kakaknya. Terus, lagi batuk, tersedak," ujar Komeng.
Ketika dikabari melalui telepon oleh sang istri, Komeng pun menyuruh mereka pergi ke rumah sakit.
Sayangnya, dokter kemudian menyatakan bahwa nyawa Caca tak tertolong.
"Saya di perjalanan ditelepon istri. Saya bilang, suruh ke rumah sakit, cari yang terdekat. Sampai rumah sakit, ternyata udah nggak ada (nyawanya)," ucap Komeng.
Meninggalnya Caca, berdasarkan perkiraan dokter, terjadi pada pukul 17.00 WIB.
Sementara itu, Gaga yang menjadi saksi detik-detik meninggalnya Caca juga menuturkan kronologi kematian saudari kembarnya itu.
Dikatakan Gaga, saat di Jakarta, Caca sempat diterapi dengan cara dipijat.
Namun, menjelang terapi selesai, Caca diserang sesak napas.
"Pertama kan dipijat ke Ustaz Fatahillah. Di sana masih sehat. Pas udah mau selesai, (Caca) langsung sesak," tutur Gaga.
Sayangnya, seperti yang telah dikatakan Komeng, nyawa Caca tak dapat diselamatkan ketika mereka tiba di rumah sakit.
"Pas sesak itu, dibawa ke mobil. Terus, ke rumah sakit. Katanya, nyawanya udah tak tertolong, meninggalnya pas di mobil," ujar Gaga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/komeng-anak-meninggal_20160828_101211.jpg)