Breaking News:

Tips Pacaran - Kalau Pacar Menanyakan Jumlah Cewek yang Pernah Kamu Tiduri, Begini Cara Menjawabnya

Survei mengatakan mereka akan bisa untuk mengakhiri sebuah hubungan jika tahu pasangannya punya pengalaman tidur dengan banyak orang!

Tayang:
Penulis: Dimas Setiawan Hutomo
Editor: Indan Kurnia Efendi
livestrong.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunStyle.com, Dimas Setiawan Hutomo

TRIBUNSTYLE.COM - Sejarah seksual yang pernah kamu alami mungkin bisa jadi masalah yang bisa bikin hubunganmu putus ya.

Itu juga yang dikatakan oleh survei yang dilakukan Superdrug Online Doctor, sebuah apotik online di Inggris Raya.

Dalam survei dengan lebih dari 2000 orang Eropa dan Amerika ini, 30 persen reponden mengatakan mereka akan bisa untuk mengakhiri sebuah hubungan jika mengetahui bahwa pasangan mereka punya partner seksual yang banyak.

Sebenarnya berapa sih ukuran 'banyak' itu, guys?

Rata-rata, perempuan yang disurvei mengatakan mereka berpendapat seseorang yang telah tidur dengan 15 atau lebih bisa dikategorikan tidak setia, sedangkan pria mengucapkan 14 adalah batasnya.

Plus, lebih dari 2/3 responden mengatakan bahwa sejarah seksual harus diungkapkan dalam waktu 4 bulan pertama dalam hubungan.

Jelas hal ini membuat jawaban mengenai jumlah tersebut menjadi mengerikan kalau kamu sudah pernah melakukannya lebih dari dua digit.

Kamu berbohong? Mengalihkan topik? Mengatakan sesungguhnya dan berharap yang terbaik?

Karena itu kita mencari jawabannya kepada dua orang perempuan Ph.D.

Apakah kamu harus menceritakan berapa kali pengalaman seks kamu, guys?

Mengejutkan, kedua pakar tersebut bilang, kamu boleh menghindari pertanyaan tersebut.

Pertama, bisa jadi kamu terlalu awal untuk membicarakan hal tersebut, ungkap Leslie Bell, Ph.D, seorang psikoterapis yang bermukim di Berkeley, California, AS.

Jadi semisal seseorang menanyakan hal tersebut pada kencan ketiga, tapi kamu enggak nyaman dengan pertanyaan yang menggali masa lalu kamu.

Itu masuk akal, ungkap Bell.

Katakan kepada pasangan kencanmu: "Nanti bisa kita bahas hal itu, tapi aku ingin lebih mengetahui kamu sebelum kita membahas hal tersebut."

Walau sudah lama, enggak ada alasan yang mengharuskan kamu untuk mengungkapkan jumlahnya, ungkap peneliti seks, Kristen Mark, Ph.D., direktur dari Sexual Health Promotion Lab di Universitas Kentucky.

Menurutnya, apa untungnya membagi informasi tentang itu?

Jumlah perempuan yang kamu tiduri di masa lalu biasanya enggak ada hubungannya dengan hubunganmu yang sekarang, kecuali kamu punya penyakit kelamin.

Jadi, kalau kamu enggak mau jawab jelaskan, "Aku mohon maaf, kayanya aku enggak bisa kasih tahu tentang hal itu, soalnya aku enggak lihat gimana ini bersangkutan dengan hubungan kita," ungkap Mark.

Kalau pasanganmu terlihat terganggu dengan hal itu, jangan marah.

Tanya aja kenapa dia pingin tahu banget hal tersebut, tambahnya.

Selanjutnya kamu bisa membuat obrolan yang lebih produktif tentang apa yang kalian berdua nilai dari suatu hubungan.

Mungkin ia lebih perhatian tentang kesetiaan, contohnya.

Kemungkinan, apa yang ia ingin tahu dari pasangannya enggak ada hubungannya dengan angka tersebut.

Bolehkan berbohong tentang angka tersebut?

Kalau kamu mempunyai keputusan untuk memberitahukan pasanganmu tentang masa lalumu, katakan sejujurnya, Mark dan Bell menyarankan.

Walau mungkin kamu berpikir berbohong tentang hal tersebut bukan hal yang besar, kebenaran mungkin akan muncul pada saatnya jika kamu memutuskan bersama, ungkap Bell.

Dengan begitu kamu akan tertangkap berbohong, yang mana bisa melukai rasa percayanya.

Kalau kamu khawatir dengan jumlah yang mungkin terlalu banyak, persiapan omongan kecil di depan jikalau pasanganmu mengangkat alisnya.

Jelaskan bagaimana kamu bisa sampai segitu dan apa perbedaan kehidupanmu sekarang dan dulu, ungkap Bell.

Contoh, kamu mungkin berpikir waktu kuliah tidur dengan banyak wanita itu keren, tapi sekarang kamu sudah siap untuk berumah tangga.

Atau kamu emang masih pengen tidur dengan banyak perempuan, dalam kasus ini ya dia harus tahu juga.

Bagaimanapun juga, angka tersebut hanya bagian dari sejarahmu, ungkap Mark.

Ini bagian dari dirimu, namun tentu saja bukan kamu seutuhnya.

Kalau dia memutuskan untuk mengakhiri hubungan kalian, mungkin kamu dan dia memang enggak cocok aja.

---------------------------------------------------------------------------------

Jangan Lupa!

Like Fanpage Facebook: Tribun Style

Follow Twitter: @tribunstyle

Instagram: @Tribunstyle

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
IndonesiaInggris RayaSuperdrug Online Doctor
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved