Kontroversi Blake Shelton - Juri The Voice Akui Lelucon Hate Speech-nya Ini Tak Pantas
Postingan Blake yang muncul beberapa tahun lalu diangkat kembali oleh netizen.
Penulis: Bobby Wiratama
Editor: Delta Lidina Putri
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Bobby Wiratama
TRIBUNSTYLE.COM - Blake Shelton bikin heboh warga Amerika di akhir pekan yang lalu.
Pasalnya, melalui media sosial Twitter, postingan Blake dari tahun 2009 dan 2011 yang dianggap sebagai hate speech diangkat kembali oleh netizen.
Dua postingan tersebut berisi ejekan kepada kaum imigran dan kelompok LGBT.
Dalam postingan terkait rasisme terhadap imigran, Penyanyi country ini menulis "Aku harap si ******* di ruangan sebelah mau diam dan belajar bahasa Inggris jadi aku tahu dia tahu tempat mana yang ia rencanakn untuk di-bom".
Nah, kontroversi tak cukup sampai di situ saja.
Dalam cuitan untuk mengejek kaum LGBT, mantan suami Miranda Lambert ini menulis "Sedang mengantre di salah satu kedai kopi di LA sambil berbincang dengan orang di depanku. Dia memesan skinny caramel latte, saya tidak tahu dia gay apa bukan!!!"
Kedua postingan yang diunggah dari jaman sebelum Blake terkenal melalui The Voice menjadikan cuitan tersebut tidak menjadi kontroversial di masa dahulu.

Twit Anti LGBT Blake Shelton (z1035.com)
Nah, guna meredam amarah netizen, Rabu (17/8/2016) kemarin, Blake Shelton memberikan lagi satu buah twit untuk menanggapi masalah tersebut.
Dalam cuitannya, penyanyi asal Ada, Oklahoma ini justru menyalahkan selera humornya yang buruk.

Twitter/blakeshelton
Di awal cuitannya ia menulis, "Semua orang tahu komedi telah menjadi salah satu bagian besar dalam karirku dan komedi tersebut selalu ada bagi siapapun. "
"Dengan demikian, siapapun yang mengenal saya pasti tahu bahwa saya tidak memiliki toleransi terhadap kebencian dalam bentuk apapun." Ujarnya.
"Bisakah candaan saya pada waktu tertentu sangat tidak pantas dan tidak dewasa? Ya"
"Candaan yang mengandung kebencian? tidak pernah. Dengan demikian saya meminta maaf kepada siapapun yang tersinggung." ujar Blake menutup cuitan tersebut.
Gimana menurut kalian, guys?
Apakah pernyataan dari Blake ini benar-benar tulus, ataukah memang dia orang yang intoleran dengan kaum minoritas?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/blake-shelton_20160818_125257.jpg)