Nonton Film Dokumenter Sexy Killers, Perasaan Via Vallen Campur Aduk Jadi Satu

Via Vallen menanggapi soal film dokumenter Sexy Killer yang menguak sisi kelam di balik terang lampu.

Nonton Film Dokumenter Sexy Killers, Perasaan Via Vallen Campur Aduk Jadi Satu
Instagram/viavallen
Via Vallen dan film Sexy Killer 

TRIBUNSTYLE.COM - Pedangdut Via Vallen menanggapi soal film dokumenter Sexy Killer yang menguak sisi kelam di balik terang lampu.

Film produksi WatchDoc itu mengungkap perjalanan batu bara dari hulu ke hilir serta dampak yang ditimbulkannya selama proses tersebut yang berakibat kepada masyarakat.

Batu bara yang menjadi bahan utamanya hingga dapat menghasilkan energi seperti yang dapat dikonsumsi saat ini.

Listrik menjadi bagian yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Listrik jadi kebutuhan primer yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat urban.

Mulai dari penerangan, komputer, mesin, hingga layar gadget membutuhkan pasokan listrik yang harus ada dalam skala masif tiap hari.

Adanya berbagai kebutuhan masyarakat urban mengenai listrik itu membuat Sexy Killer menyajikan cerita di balik terangnya lampu yang saat ini kita gunakan.

 

Sexy Killer menceritakan mengungkap keadaan lokasi penambangan batu bara di kawasan Kutai, Kalimantan Timur, dimana para petani transmigran yang telah menempati lokasi sejak era Orde Baru kini harus pasrah menanggung kerusakan lahan yang ditengarai disebabkan oleh aktivitas tambang.

Tak hanya polusi udara, krisis air bersih, dan kerusakan bangunan, aktivitas tambang yang bersebelahan dengan pemukiman warga juga meninggalkan lubang galian yang menelan korban jiwa.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved