Diet Yang Tidak Baik Bagi Tubuh Lebih Berbahaya dan Mematikan Daripada Merokok, Simak Alasannya

Ternyata diet yang tidak baik bagi tubuh lebih berbahaya dan mematikan daripada merokok, simak alasannya berikut.

Diet Yang Tidak Baik Bagi Tubuh Lebih Berbahaya dan Mematikan Daripada Merokok, Simak Alasannya
www.economist.com
Diet 

Ternyata diet yang tidak baik bagi tubuh lebih berbahaya dan mematikan daripada merokok, simak alasannya berikut.

TRIBUNSTYLE.COM - Ternyata diet bisa membuatmu kehilangan nyawa.

Dikutip dari rilisan NPR, bahwa ada sekitar 11 juta kematian per tahunnya yang dikaitkan dengan kebiasaan diet yang tidak di seluruh dunia.

Ini semua dikarenakan makanan yang kita konsumsi setiap hari tidak memenuhi kebutuhan tubuh seperti biji-bijiaan, kacang, buah, dan sayuran.

Dan dalam kehidupan sehari-hari makanan yang sering dikonsumsi di dunia adalah makanan dan minuman manis, terlalu asin atau banyak gara, dan daging olahan.

The Lancet studi terbaru tentang diet ini merilis bahwa para peneliti menganalisis diet atau kebiasaan makanan di 195 negara dengan data survei, penjualan dan pengeluaran rumah tangga yang dianalisis lebih dalam.

Sedang Diet Tapi Ingin Ngemil? Ini Camilan Sehat yang Bisa Kamu Coba

7 Kebiasaan Diet Menurunkan Berat Badan yang Salah Tapi Sering Dilakukan

4 Benda yang Harus Dibawa Buat Kamu yang Sedang Diet Plastik

Ilustrasi
Ilustrasi (Medisyskart)

Kemudian analisa dilanjutkan dengan kebiasaan makanan dan tipe makanan yang buruk danternyata mempengaruhi dan memperbanyak risiko penyakit jantung, kanker dan diabeters.

Setelah itu para peneliti membandingkan jumlah kematian terkat dengan faktor lain seperti merokok maupun narkoba di tingkat global.

Ashkan Afshin dari Institute for Health Metrics and Evaluation di University of Washington, Amerika menyatakan bahwa "tudi ini menunjukkan bahwa pola makan yang buruk adalah faktor risiko utama kematian di sebagian besar negara di dunia".

"penentu kesehatan yang lebih buruk daripada tembakau, rokok atau tekanan darah tinggi"

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Dhimas Yanuar Nur Rochmat
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved