Polda Metro Jaya Sebar Info Tata Cara Laporkan Hoaks, Ujaran Kebencian, Pishing, Mesum Ke No WA Ini

Polda Metro Jaya Sebar Info Tata Cara Laporkan Hoaks, Ujaran Kebencian, Pishing, Mesum Ke No WA Ini

Polda Metro Jaya Sebar Info Tata Cara Laporkan Hoaks, Ujaran Kebencian, Pishing, Mesum Ke No WA Ini
action-namibia.org
Stop ujaran kebencian 

TRIBUNSTYLE.COM - Maraknya ujaran kebencian, viral konten menyinggung SARA, hoaks dan kekerasan jelang Pemilu 2019 mendesak Polda Metro Jaya menebar tata cara pelaporan ke polisi lewat nomor WhatsApp dan email.

"Menemukan konten pornografi, narkoba, penghasutan, penipuan, ujaran kebencian, phishing/malware, berita hoax, konten cabul, terorisme, radikalisme, prostitusi online, kekerasan, pelanggaran HAKI, laporkan via nomor WhatsApp atau email berikut," kicau Twitter Polda Metro Jaya, Rabu 9 Januari 2019. 

Berikut ini tata cara pelaporan ke polisi berikut nomor WhatsApp dan email yang bisa dihubungi secepatnya:

Tata cara melaporkan konten pornografi, narkoba, penghasutan, penipuan, ujaran kebencian, phishing/malware, berita hoax, konten cabul, terorisme, radikalisme, prostitusi online, kekerasan, pelanggaran HAKI, laporkan via nomor WhatsApp atau email.
Tata cara melaporkan konten pornografi, narkoba, penghasutan, penipuan, ujaran kebencian, phishing/malware, berita hoax, konten cabul, terorisme, radikalisme, prostitusi online, kekerasan, pelanggaran HAKI, laporkan via nomor WhatsApp atau email. ()

Bawaslu: 90 Daerah Rawan Tinggi Isu Ujaran Kebencian dan SARA

Sementara itu Bawaslu merilis Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2019.

Salah atau yang dipotret dalam IKP adalah kerawanan ujaran kebencian dan SARA di seluruh Indonesia.

"Iya SARA dan ujaran kebencian selalu menjadi kerawanan laten muncul dalam pemilu," ujar Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin saat memaparkan IKP 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (25/9/2018) lalu seperti dikutip Kompas.com . 

Instagram Punya Fitur untuk Saring Ujaran Kebencian,Begini Caranya

Mengenal Alex Jones, Penebar Hoaks dan Ujaran Kebencian yang Diblokir YouTube, Facebook, & Apple!

Berdasarkan IKP 2019, sebanyak 90 daerah atau 17,5 persen dari kabupaten atau kota seluruh Indonesia masuk dalam kategori rawan tinggi isu ujaran kebencian dan SARA di pemilu 2019.

Sementara itu, sisanya 424 daerah atau 82,5 persen kabupaten kota masuk kategori rawan sedang.

Pengukuran kerawanan isu ujaran kebencian dan SARA didasarkan pada tiga subdimensi yang dibuat Bawaslu.

Ketiganya, yakni relasi kuasa dengan tingkat lokal, kampanye dan partisipasi pemilih.

Untuk mengukur indeks kerawanan, Bawaslu membuat 3 ukuran skoring, yakni 0-33 untuk kerawanan rendah, 33,01-66 untuk kerawanan sedang dan 66,01-100 untuk kerawanan tinggi.

Menindaklanjuti rawannya ujaran kebencian dan isu SARA dalam pemilu 2019, Bawaslu membuat sejumlah rekomendasi.

Pesan Ujaran Kebencian Lewat WhatsApp Disisipi Virus Bikin Smartphone Rusak?

Diantaranya meminta peserta pemilu melakukan kampanye bersih dengan menghindari politisasi SARA.

Selain itu, Bawaslu juga meminta kementerian dan lembaga untuk melakukan supervisi terhadap kepala aparat pemerintah dan aparat penegak hukum untuk memastikan pelaksaan pemilu berjalan demokratis dan berkualitas. (TribunStyle.com/ Diolah dari Twitter Polda Metro Jaya dan Kompas.com ) 

Ikuti kami di
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved